Profil Guru

Blasius Bero

Blasius Bero

SMK Negeri Talibura
Sikka, Nusa Tenggara Timur
Loyalty Badge

Guru Pertama Tingkat III

Tentang Blasius Bero

Informasi lebih lanjut tentang Blasius Bero dan kontribusinya.


ATP Terbaru 1 ATP
AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP) Fase: Fase FMata pelajaran: AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNANTahun pelajaran: 2026/2027Jumlah jp: 1728Nama guru: Blasius BeroNama sekolah: SMK Negeri TaliburaKabupaten kota: SikkaProvinsi: Nusa Tenggara Timur Rasional: Mata pelajaran Agribisnis Tanaman Perkebunan merupakan sekumpulan unit-unit kompetensi yang akan dipelajari pada bidang agribisnis tanaman perkebunan terdiri dari pengetahuan, keterampilan, dan...

Baca Selengkapnya
Modul Ajar Terbaru 2 Modul
AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN

Pembukaan (2 menit): Guru memberi salam, mengondisikan kelas, dan memimpin doa. Apersepsi (3 menit): Guru mengajak peserta didik berdiskusi singkat tentang pengalaman mereka melihat jenis-jenis tanaman perkebunan di berbagai daerah dan pertanyaan pemantik: "Mengapa petani kopi di dataran tinggi tidak cocok menanam kelapa sawit?" Penyampaian Tujuan Pembelajaran (3 menit): Guru...

Baca Selengkapnya
Materi Ajar Terbaru 2 Materi
Analisis Potensi Daerah untuk Penentuan Komoditas Perkebunan

Pengantar Penyiapan Lahan Tanaman Perkebunan Penyiapan lahan merupakan tahap krusial dan fondasi utama dalam memulai usaha perkebunan. Tahap ini bukan sekadar membersihkan area tanam, melainkan serangkaian aktivitas terencana yang bertujuan menciptakan lingkungan tumbuh optimal bagi tanaman perkebunan yang akan dibudidayakan. Kesalahan dalam tahap penyiapan lahan dapat berdampak jangka panjang terhadap...

Baca Selengkapnya
LKPD/JobSheet Terbaru 2 LKPD
Analisis Potensi Daerah untuk Penentuan Komoditas Perkebunan

1. Menganalisis potensi daerah (agroekologi dan sosial-ekonomi) untuk menentukan jenis komoditas tanaman perkebunan yang tepat. (Cakupan materi: analisis kesesuaian lahan, analisis pasar, studi kelayakan sederhana, kebijakan pemerintah terkait perkebunan) (50 JP) 2. Melakukan perencanaan dan pelaksanaan survei serta pemetaan lahan perkebunan menggunakan metode dan teknologi yang relevan (misalnya GPS, drone...

Baca Selengkapnya