Profil Guru

Dessi Rahmasari

Dessi Rahmasari


,
Loyalty Badge

Guru Pertama


Artikel Inspiratif

Tantangan Pelajaran Seni Budaya di Era Artificial Intelligence

Tantangan Pelajaran Seni Budaya di Era Artificial Intelligence Di tengah pesatnya laju inovasi teknologi, terutama dengan kemunculan dan perkembangan Artificial Intelligence (AI), berbagai aspek kehidupan manusia mengalami transformasi signifikan. Tak terkecuali ranah pendidikan, khususnya pelajaran Seni Budaya. Mata pelajaran yang selama ini identik dengan ekspresi emosi, kreativitas personal, dan warisan...

Baca Selengkapnya
Graffiti di Berlin Wall: Dari Simbol Pembatasan ke Kanvas Kebebasan

Graffiti di Berlin Wall: Dari Simbol Pembatasan ke Kanvas KebebasanTembok Berlin, sebuah struktur beton yang membelah kota dan jiwa bangsa selama hampir tiga dekade, adalah simbol paling nyata dari Perang Dingin dan tirai besi yang memisahkan dunia. Namun, di antara kengerian pembatasan dan pengawasan yang ketat, tembok ini juga menjadi...

Baca Selengkapnya
Seni Batik Indonesia: Dari Kain Tradisional ke Warisan Budaya Dunia UNESCO

Seni Batik Indonesia: Dari Kain Tradisional ke Warisan Budaya Dunia UNESCO Batik, sebuah mahakarya tekstil yang kaya akan sejarah, filosofi, dan keindahan, telah lama menjadi salah satu identitas budaya paling ikonik dari Indonesia. Lebih dari sekadar sehelai kain bermotif, batik adalah narasi visual yang diukir dengan lilin panas dan diwarnai...

Baca Selengkapnya
Dari Gagal ke Sukses: Kisah Nyata Guru yang Bangkit dari Kekecewaan

Dari Gagal ke Sukses: Kisah Nyata Guru yang Bangkit dari Kekecewaan Dunia pendidikan adalah arena perjuangan sekaligus ladang pengabdian. Setiap guru memiliki kisahnya sendiri, tantangan yang berbeda, dan momen-momen yang menguji keteguhan. Artikel ini akan membawa kita menyelami kisah inspiratif Pak Budi (nama samaran), seorang guru yang pernah terpuruk dalam...

Baca Selengkapnya
Kurikulum SD: Benarkah Hanya Hafalan? Ini Jawabannya!

Kurikulum SD: Benarkah Hanya Hafalan? Ini Jawabannya! Banyak orang tua dan masyarakat yang masih beranggapan bahwa kurikulum Sekolah Dasar (SD) di Indonesia didominasi oleh sistem hafalan. Mulai dari perkalian matematika, nama-nama ibu kota provinsi, hingga definisi-definisi IPA, semua seolah hanya menuntut anak untuk menghafal tanpa memahami. Namun, benarkah demikian? Artikel...

Baca Selengkapnya