Profil Guru

Emeralda Firdausa Wijaya

Emeralda Firdausa Wijaya


,
Loyalty Badge

Guru Pertama


Artikel Inspiratif

Socrates: Metode mayeutik yang masih relevan hingga kini.

Socrates: Metode Mayeutik yang Masih Relevan hingga Kini Dalam sejarah filsafat Barat, nama Socrates sering disebut sebagai salah satu pilar utama yang membentuk cara kita berpikir, mempertanyakan, dan mencari kebenaran. Bukan karena ia menulis banyak karya (ia justru tidak meninggalkan tulisan sama sekali), melainkan karena metode pengajarannya yang revolusioner: metode...

Baca Selengkapnya
Gunakan piring kecil untuk kontrol porsi makan.

Gunakan Piring Kecil untuk Kontrol Porsi Makan Dalam perjalanan menuju gaya hidup yang lebih sehat, salah satu tantangan terbesar yang sering dihadapi adalah mengelola porsi makan. Terlalu sering, kita cenderung mengisi piring hingga penuh, bahkan saat kita tidak benar-benar lapar. Kebiasaan ini tidak hanya berkontribusi pada penambahan berat badan, tetapi...

Baca Selengkapnya
Surat Rekomendasi Beasiswa: Kunci Lolos yang Sering Diremehkan

Surat Rekomendasi Beasiswa: Kunci Lolos yang Sering DiremehkanKetika berbicara tentang aplikasi beasiswa, sebagian besar pelamar akan fokus pada tiga hal utama: Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang tinggi, esai yang memukau, dan daftar prestasi yang mengesankan. Tentu saja, semua elemen ini krusial. Namun, ada satu komponen lain yang sering kali dipandang...

Baca Selengkapnya
Sastra Modern: Kunci Memahami Realitas Sosial Kini?

Sastra Modern: Kunci Memahami Realitas Sosial Kini? Dalam pusaran informasi yang tak henti mengalir di era digital, realitas sosial seringkali terasa kompleks, terfragmentasi, dan sulit dipahami secara utuh. Berita utama berlalu begitu cepat, analisis politik kerap terjebak dalam retorika dangkal, dan media sosial cenderung memperkuat gema dalam gelembung kita sendiri....

Baca Selengkapnya
Rhythm 0 oleh Marina Abramovic: Batas Tubuh Psikologi dan Interaksi Manusia

Rhythm 0 oleh Marina Abramovic: Batas Tubuh, Psikologi, dan Interaksi ManusiaDalam lanskap seni pertunjukan yang seringkali menantang dan memprovokasi, karya Marina Abramovic selalu menempati posisi yang unik dan tak terlupakan. Salah satu karyanya yang paling terkenal, dan bisa dibilang paling ekstrem, adalah "Rhythm 0" yang ditampilkan pada tahun 1974 di...

Baca Selengkapnya