Profil Guru

FITRI YANTI

FITRI YANTI


,
Loyalty Badge

Guru Pertama


Artikel Inspiratif

Waktu bisa melambat — tapi bagaimana jika kita bisa menghentikannya?

Konsep waktu seringkali terasa mutlak dan tak terelakkan. Detik demi detik berlalu dengan irama yang konsisten, menggerakkan kita maju dari masa lalu ke masa depan. Namun, fisika modern telah mengajarkan kita bahwa pemahaman intuitif kita tentang waktu hanyalah sebagian kecil dari gambaran yang lebih besar dan jauh lebih aneh. Salah...

Baca Selengkapnya
Sistem Pendidikan Arab Saudi: Transformasi dari Konservatif ke Modern

Sistem Pendidikan Arab Saudi: Transformasi dari Konservatif ke ModernArab Saudi, sebuah negara yang identik dengan sejarah Islam dan warisan konservatifnya, sedang berada di tengah-tengah transformasi yang luar biasa. Salah satu pilar utama dari perubahan ini adalah evolusi sistem pendidikannya. Dari akar yang sangat tradisional dan berpusat pada agama, Arab Saudi...

Baca Selengkapnya
Rahasia Blambangan: Kerajaan Terlupakan dengan Warisan Abadi

Rahasia Blambangan: Kerajaan Terlupakan dengan Warisan Abadi Di ujung timur Pulau Jawa, terhampar sebuah wilayah yang kaya akan pesona alam dan misteri sejarah: Banyuwangi. Namun, di balik keindahan dan modernitasnya, tersimpan jejak sebuah kerajaan purba yang sering luput dari narasi sejarah mainstream – Kerajaan Blambangan. Lebih dari sekadar kerajaan kecil,...

Baca Selengkapnya
AI di Kelas: Revolusi Belajar atau Ancaman Guru?

AI di Kelas: Revolusi Belajar atau Ancaman Guru? Teknologi kecerdasan buatan (AI) telah meresap ke berbagai aspek kehidupan, dan dunia pendidikan tidak terkecuali. Dari algoritma yang merekomendasikan konten belajar hingga chatbot yang menjawab pertanyaan siswa, AI berjanji untuk mengubah cara kita belajar dan mengajar. Potensinya untuk mempersonalisasi pembelajaran, mengotomatiskan tugas,...

Baca Selengkapnya
Bukan Aib! Mengapa Bicara Kesehatan Mental Itu Penting?

Bukan Aib! Mengapa Bicara Kesehatan Mental Itu Penting? Dalam masyarakat kita, masih sering kita dengar ungkapan, "Ah, cuma pikiran saja," atau "Jangan terlalu dipikirkan." Ungkapan-ungkapan ini, meskipun terkadang diucapkan dengan niat baik, seringkali mencerminkan stigma yang mendalam terhadap isu kesehatan mental. Seolah-olah masalah yang berkaitan dengan pikiran dan emosi adalah...

Baca Selengkapnya