Profil Guru
khusnudin 09
,
Guru Pertama
Artikel Inspiratif
Graffiti di Berlin Wall: Dari Simbol Pembatasan ke Kanvas Kebebasan
Graffiti di Berlin Wall: Dari Simbol Pembatasan ke Kanvas KebebasanTembok Berlin, sebuah struktur beton yang membelah kota dan jiwa bangsa selama hampir tiga dekade, adalah simbol paling nyata dari Perang Dingin dan tirai besi yang memisahkan dunia. Namun, di antara kengerian pembatasan dan pengawasan yang ketat, tembok ini juga menjadi...
Baca Selengkapnya10 Aplikasi Teknologi Ai untuk Membantu Guru Dalam Pembelajaran di Kelas
10 Alamat Aplikasi Teknologi AI untuk Membantu Guru Dalam Pembelajaran di Kelas Revolusi digital membawa kecerdasan buatan (AI) ke garis depan inovasi, termasuk di sektor pendidikan. Bagi para guru, AI bukan lagi sekadar konsep futuristik, melainkan alat praktis yang dapat meringankan beban kerja, mempersonalisasi pembelajaran, dan meningkatkan efisiensi di kelas....
Baca SelengkapnyaMalala Yousafzai: Dari korban Taliban menjadi guru hidup bagi jutaan anak perempuan.
Malala Yousafzai: Dari Korban Taliban Menjadi Guru Hidup Bagi Jutaan Anak Perempuan Kisah Malala Yousafzai merupakan salah satu kisah paling inspiratif di abad ke-21. Ia bukan sekadar korban terorisme, melainkan simbol perjuangan global untuk pendidikan perempuan. Perjalanan hidupnya, dari seorang gadis muda yang berani bersuara di bawah bayang-bayang Taliban hingga...
Baca SelengkapnyaDari Gagal ke Sukses: Kisah Nyata Guru yang Bangkit dari Kekecewaan
Dari Gagal ke Sukses: Kisah Nyata Guru yang Bangkit dari Kekecewaan Dunia pendidikan adalah arena perjuangan sekaligus ladang pengabdian. Setiap guru memiliki kisahnya sendiri, tantangan yang berbeda, dan momen-momen yang menguji keteguhan. Artikel ini akan membawa kita menyelami kisah inspiratif Pak Budi (nama samaran), seorang guru yang pernah terpuruk dalam...
Baca SelengkapnyaSocrates: Metode mayeutik yang masih relevan hingga kini.
Socrates: Metode Mayeutik yang Masih Relevan hingga Kini Dalam sejarah filsafat Barat, nama Socrates sering disebut sebagai salah satu pilar utama yang membentuk cara kita berpikir, mempertanyakan, dan mencari kebenaran. Bukan karena ia menulis banyak karya (ia justru tidak meninggalkan tulisan sama sekali), melainkan karena metode pengajarannya yang revolusioner: metode...
Baca Selengkapnya