Profil Guru
komite sdn014
,
Guru Pertama
Artikel Inspiratif
Koji Sato: Inovator pendidikan karakter di Jepang pasca-Perang Dunia II.
Koji Sato: Inovator Pendidikan Karakter di Jepang Pasca-Perang Dunia II Periode pasca-Perang Dunia II adalah masa-masa penuh gejolak dan transformasi fundamental bagi Jepang. Setelah kehancuran total dan kekalahan militer, bangsa ini menghadapi tugas monumental untuk membangun kembali tidak hanya infrastruktur fisik tetapi juga jiwa nasionalnya. Di tengah kekosongan ideologi yang...
Baca SelengkapnyaModal Usaha Bukan Sekadar Uang: Temukan Sumber Tak Terduga!
Modal Usaha Bukan Sekadar Uang: Temukan Sumber Tak Terduga! Banyak calon wirausahawan kerap terbentur tembok penghalang pertama: “Saya tidak punya modal.” Anggapan bahwa modal usaha selalu berarti tumpukan uang tunai di bank adalah mitos yang sering menghambat potensi bisnis yang luar biasa. Padahal, modal usaha jauh lebih luas dari sekadar...
Baca SelengkapnyaKearifan Pendidikan Karakter ala Konfusianisme di Tiongkok Kuno
Kearifan Pendidikan Karakter ala Konfusianisme di Tiongkok Kuno Peradaban Tiongkok Kuno adalah salah satu peradaban tertua dan paling berpengaruh di dunia, dengan warisan filosofis yang tak lekang oleh waktu. Di jantung peradaban ini, terdapat sebuah sistem pemikiran yang secara fundamental membentuk etika, moralitas, dan pendidikan selama lebih dari dua milenium:...
Baca SelengkapnyaTernyata Salah! Eksperimen Lab Ini Ubah Cara Pandangmu tentang Sains
Ternyata Salah! Eksperimen Lab Ini Ubah Cara Pandangmu tentang Sains Kita tumbuh dengan persepsi bahwa sains adalah kumpulan fakta dan kebenaran mutlak. Buku-buku pelajaran mengajar kita tentang hukum gravitasi yang tak terbantahkan, teori evolusi yang mapan, dan rumus-rumus kimia yang presisi. Namun, bagaimana jika saya katakan bahwa di balik kemegahan...
Baca SelengkapnyaBelajar Mengelola Emosi dari Ajaran Stoikisme Zaman Romawi
Belajar Mengelola Emosi dari Ajaran Stoikisme Zaman Romawi Menggali kebijaksanaan kuno untuk ketenangan batin di era modern. Emosi adalah bagian tak terpisahkan dari pengalaman manusia. Seringkali, emosi yang kuat—baik itu kemarahan, kecemasan, kesedihan, atau bahkan kebahagiaan yang berlebihan—dapat menguasai kita, menyebabkan kita bertindak impulsif atau menderita secara internal. Di tengah...
Baca Selengkapnya