Profil Guru

Luqman Hakim

Luqman Hakim


,
Loyalty Badge

Guru Pertama


Artikel Inspiratif

Mary McLeod Bethune: Mendirikan sekolah bagi anak perempuan kulit hitam di AS.

Mary McLeod Bethune: Mendirikan sekolah bagi anak perempuan kulit hitam di AS. Di tengah era segregasi rasial yang mengakar di Amerika Serikat, di mana kesempatan pendidikan bagi masyarakat kulit hitam—terutama perempuan—sangat terbatas, muncullah sosok Mary McLeod Bethune. Dengan visi yang tajam dan semangat yang tak kenal menyerah, ia tidak hanya...

Baca Selengkapnya
Misteri Kutai: Rahasia Dibalik Prasasti Yupa yang Tak Diajarkan di Sekolah

Misteri Kutai: Rahasia Dibalik Prasasti Yupa yang Tak Diajarkan di Sekolah Indonesia, sebuah negara kepulauan yang kaya akan sejarah, menyimpan jutaan kepingan masa lalu yang seringkali hanya diajarkan dalam garis besar di bangku sekolah. Salah satu kepingan paling fundamental adalah Kerajaan Kutai Martadipura, kerajaan Hindu tertua di Nusantara, yang eksistensinya...

Baca Selengkapnya
Danau Rawa Pening: ekosistem rawa yang masih lestari.

Danau Rawa Pening: Permata Ekosistem Rawa yang Masih Lestari di Jantung JawaTersembunyi di hamparan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Danau Rawa Pening adalah sebuah keajaiban alam yang lebih dari sekadar danau biasa. Ia adalah sebuah ekosistem rawa yang dinamis, kaya akan kehidupan, dan menjadi salah satu contoh langka bagaimana keindahan alam...

Baca Selengkapnya
Mental Sehat Bukan Sekadar Omongan: Ini Bukti Nyatanya!

Dalam beberapa tahun terakhir, pembicaraan mengenai kesehatan mental semakin santer terdengar. Dari media sosial hingga diskusi di meja makan, kesadaran akan pentingnya menjaga kondisi psikologis kita terus meningkat. Namun, di tengah hiruk pikuk percakapan ini, tak jarang muncul anggapan bahwa "kesehatan mental" hanyalah sekadar wacana, tren sesaat, atau bahkan kemewahan....

Baca Selengkapnya
Socrates: Metode mayeutik yang masih relevan hingga kini.

Socrates: Metode Mayeutik yang Masih Relevan hingga Kini Dalam sejarah filsafat Barat, nama Socrates sering disebut sebagai salah satu pilar utama yang membentuk cara kita berpikir, mempertanyakan, dan mencari kebenaran. Bukan karena ia menulis banyak karya (ia justru tidak meninggalkan tulisan sama sekali), melainkan karena metode pengajarannya yang revolusioner: metode...

Baca Selengkapnya