Profil Guru
monica luvita
,
Guru Pertama
Artikel Inspiratif
Rabindranath Tagore: Pendidikan alam dan seni di Santiniketan, India.
Rabindranath Tagore: Pendidikan Alam dan Seni di Santiniketan, India Rabindranath Tagore (1861-1941), seorang penyair, filsuf, musisi, dramawan, dan seniman agung dari Bengal, India, tidak hanya dikenal karena warisan sastranya yang memukau – menjadikannya orang Asia pertama yang dianugerahi Hadiah Nobel Sastra pada tahun 1913 – tetapi juga karena visinya yang...
Baca SelengkapnyaKonsep Keadilan Sosial dalam Ajaran Zoroaster di Persia Kuno
Konsep Keadilan Sosial dalam Ajaran Zoroaster di Persia Kuno Zoroastrianisme, salah satu agama monoteistik tertua di dunia, berakar kuat di Persia kuno sekitar milenium kedua atau pertama SM. Didirikan oleh Nabi Zarathustra (Zoroaster), ajaran ini tidak hanya membentuk pandangan spiritual bangsa Persia tetapi juga menjadi fondasi etika dan moral yang...
Baca SelengkapnyaSeni Batik Indonesia: Dari Kain Tradisional ke Warisan Budaya Dunia UNESCO
Seni Batik Indonesia: Dari Kain Tradisional ke Warisan Budaya Dunia UNESCO Batik, sebuah mahakarya tekstil yang kaya akan sejarah, filosofi, dan keindahan, telah lama menjadi salah satu identitas budaya paling ikonik dari Indonesia. Lebih dari sekadar sehelai kain bermotif, batik adalah narasi visual yang diukir dengan lilin panas dan diwarnai...
Baca SelengkapnyaConfucius: Ajaran moral dan etika sebagai dasar pendidikan di Tiongkok kuno.
Confucius: Ajaran moral dan etika sebagai dasar pendidikan di Tiongkok kuno Pada masa kekacauan sosial dan politik di Tiongkok kuno, tepatnya selama Periode Musim Semi dan Musim Gugur (sekitar 771-476 SM), muncullah seorang filsuf besar bernama Konfusius (Kong Fuzi atau Master Kong, 551-479 SM). Di tengah fragmentasi kekuasaan dan hilangnya...
Baca SelengkapnyaMenggunakan Metode 5 Whys untuk Membantu Siswa Menemukan Akar Masalah untuk Pembelajaran Mendalam
Menggunakan Metode 5 Whys untuk Membantu Siswa Menemukan Akar Masalah untuk Pembelajaran Mendalam Dalam perjalanan pembelajaran, siswa seringkali dihadapkan pada berbagai kesulitan: nilai yang kurang memuaskan, kesulitan memahami konsep tertentu, atau bahkan demotivasi. Namun, seringkali mereka hanya melihat gejala permukaan tanpa mampu mengidentifikasi akar masalah yang sebenarnya. Di sinilah metode...
Baca Selengkapnya