LKPD/JOBSHEET Diagnosis Kerusakan Sistem Tata Udara: Kebocoran Refrigeran
Mata Pelajaran : TEKNIK PEMANASAN, TATA UDARA, DAN PENDINGINAN
Tingkat: SMK/MAK
Kelas: 11,12
Penyusun:
ROGANDI DAMAYANTO
Tanggal Dibuat: 14 Aug 2026
Tujuan Pembelajaran
1. Memahami prinsip dasar dan fungsi komponen sistem tata udara. Cakupan materi: Prinsip dasar siklus refrigerasi dan psikrometri, jenis-jenis sistem tata udara (residensial, komersial, sentral), serta fungsi dan spesifikasi peralatan utama (kompresor, kondensor, evaporator, katup ekspansi, kontrol, dsb.) dan bahan (refrigeran, oli). (60 JP) 2. Menerapkan perencanaan dan interpretasi gambar instalasi sistem tata udara. Cakupan materi: Pembacaan dan pembuatan gambar instalasi (P&ID, denah, single line diagram), penentuan kebutuhan material dan peralatan, serta penerapan prosedur K3LH dalam perencanaan. (40 JP) 3. Melaksanakan prosedur instalasi sistem tata udara residensial. Cakupan materi: Prosedur pemasangan unit AC split/multi-split, termasuk instalasi unit indoor dan outdoor, pemipaan refrigeran, pengkabelan listrik, proses vakum, pengisian refrigeran, serta uji coba awal sesuai standar operasi. (80 JP) 4. Melaksanakan prosedur instalasi sistem tata udara komersial dan sentral. Cakupan materi: Prosedur pemasangan sistem AC ducting, VRF/VRV, dan Chiller-AHU/FCU, termasuk instalasi unit utama, pemipaan air dingin/refrigeran, instalasi ducting, pengkabelan kelistrikan dan kontrol, serta uji fungsi sistem. (110 JP) 5. Mengoperasikan sistem tata udara sesuai prosedur standar. Cakupan materi: Prosedur start-up dan shut-down sistem tata udara, pengaturan parameter operasi (suhu, kelembaban, aliran udara), serta penggunaan sistem kontrol dan monitoring untuk mencapai efisiensi optimal. (20 JP) 6. Melakukan pemeriksaan fungsi dan evaluasi performa sistem tata udara. Cakupan materi: Prosedur pemeriksaan tekanan, suhu, arus, tegangan, aliran udara, dan parameter operasional lainnya, serta analisis performa sistem (COP, EER) menggunakan alat ukur yang tepat. (40 JP) 7. Menerapkan prosedur perawatan rutin dan berkala sistem tata udara. Cakupan materi: Prosedur pembersihan filter, kondensor, evaporator, pengecekan level refrigeran dan oli, pemeriksaan komponen kelistrikan, pelumasan bearing, serta pencatatan riwayat perawatan dan identifikasi potensi masalah. (40 JP) 8. Melakukan perbaikan dan penggantian komponen sistem tata udara. Cakupan materi: Prosedur diagnosis kerusakan (misalnya kebocoran refrigeran, masalah kelistrikan, kerusakan komponen mekanis), perbaikan kebocoran, penggantian komponen (kompresor, motor fan, katup ekspansi), serta pengisian ulang refrigeran setelah perbaikan. (42 JP)
Langkah-langkah Kegiatan
1. Memahami prinsip dasar dan fungsi komponen sistem tata udara. Cakupan materi: Prinsip dasar siklus refrigerasi dan psikrometri, jenis-jenis sistem tata udara (residensial, komersial, sentral), serta fungsi dan spesifikasi peralatan utama (kompresor, kondensor, evaporator, katup ekspansi, kontrol, dsb.) dan bahan (refrigeran, oli). (60 JP) 2. Menerapkan perencanaan dan interpretasi gambar instalasi sistem tata udara. Cakupan materi: Pembacaan dan pembuatan gambar instalasi (P&ID, denah, single line diagram), penentuan kebutuhan material dan peralatan, serta penerapan prosedur K3LH dalam perencanaan. (40 JP) 3. Melaksanakan prosedur instalasi sistem tata udara residensial. Cakupan materi: Prosedur pemasangan unit AC split/multi-split, termasuk instalasi unit indoor dan outdoor,...
Silahkan login untuk membaca LKPD/JOBSHEET TEKNIK PEMANASAN, TATA UDARA, DAN PENDINGINAN Diagnosis Kerusakan Sistem Tata Udara: Kebocoran Refrigeran selengkapnya
Login
Masuk dengan belajar.id