MODUL AJAR : PRODUKSI FILM - Perekaman dan Pengorganisasian Data Suara Film untuk Produksi Profesional
Tingkat: SMK/MAK
Kelas: 12
Topik : Perekaman dan Pengorganisasian Data Suara Film untuk Produksi Profesional
Penyusun:
ABDUL LATIF FAKAUBUN
Tanggal Dibuat: 29 Jun 2026
Profil Lulusan
- Penalaran Kritis: Peserta didik mampu menganalisis permasalahan teknis dan artistik dalam perekaman suara film serta mencari solusi yang efektif.
- Kreativitas: Peserta didik mampu mengeksplorasi berbagai teknik perekaman suara dan penempatan mikrofon untuk menghasilkan audio yang inovatif dan sesuai dengan visi film.
- Kolaborasi: Peserta didik mampu bekerja sama secara efektif dalam tim produksi suara, berkoordinasi dengan kru lain di lokasi syuting.
- Komunikasi: Peserta didik mampu menyampaikan informasi teknis dan kebutuhan audio dengan jelas kepada anggota tim serta sutradara.
Sarana dan Prasarana
- Peralatan Utama:
- Mikrofon (shotgun, lavalier, condenser)
- Field Recorder (misal: Zoom H4n Pro, Sound Devices MixPre series)
- Mixer Audio Portabel
- Boom Pole dan Shock Mount
- Headphone Monitoring
- Windscreen dan Dead Cat
- Kabel audio (XLR, 3.5mm) dan adaptor
- Baterai cadangan dan pengisi daya
- Peralatan Pendukung:
- Komputer/Laptop dengan spesifikasi cukup untuk pengolahan audio
- Software Digital Audio Workstation (DAW) seperti Adobe Audition, DaVinci Resolve, Audacity
- Proyektor dan Layar untuk presentasi materi
- Papan tulis/Whiteboard dan spidol
- Kamera atau smartphone untuk dokumentasi proses praktik
- Alat tulis dan buku catatan
- Lingkungan Belajar:
- Ruang kelas/laboratorium yang representatif
- Studio praktik atau area simulasi lokasi syuting
- Akses internet
Target Peserta Didik
Modul ajar ini dirancang untuk peserta didik kelas 12 SMK/MAK jurusan Produksi Film di SMKN 7 Ambon. Karakteristik peserta didik yang menjadi target antara lain:
- Peserta Didik Reguler/Tipikal: Peserta didik dengan kemampuan akademik umum yang siap menerima pembelajaran tatap muka dan praktik langsung.
- Peserta Didik dengan Kesulitan Belajar: Peserta didik yang mungkin memerlukan pendampingan lebih intensif atau metode pembelajaran yang bervariasi untuk memahami konsep-konsep teknis. Identifikasi akan dilakukan di awal pembelajaran untuk menyesuaikan strategi.
- Peserta Didik dengan Kecepatan Belajar Tinggi: Peserta didik yang cepat memahami materi akan diberikan kesempatan untuk eksplorasi lebih lanjut melalui pengayaan atau proyek mandiri yang lebih kompleks.
Jumlah peserta didik per kelas disesuaikan dengan kapasitas laboratorium atau lokasi praktik untuk memastikan setiap peserta didik mendapatkan pengalaman langsung dengan peralatan.
Model Pembelajaran
Berbasis Proyek (Project-Based Learning)
Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Produksi Film - Perekaman dan Pengorganisasian Data Suara Film untuk Produksi Profesional selengkapnya
Login
Masuk dengan belajar.id