MODUL AJAR : AGRIBISNIS PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN - Prinsip Dasar dan Pemilihan Bahan Baku Surimi
Tingkat: SMK/MAK
Kelas: 11
Topik : Prinsip Dasar dan Pemilihan Bahan Baku Surimi
Penyusun:
Ameivi Abelia Bumbungan
Tanggal Dibuat: 03 Sep 2026
Profil Lulusan
- Keimanan dan Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Peserta didik diharapkan memiliki sikap syukur dan bertanggung jawab atas sumber daya perikanan yang melimpah serta menjunjung tinggi etika dalam setiap proses pengolahan.
- Kewargaan: Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal melalui produk olahan hasil perikanan.
- Kreativitas: Peserta didik mampu mengembangkan ide-ide inovatif dalam diversifikasi produk olahan perikanan serta menemukan solusi kreatif terhadap tantangan produksi.
- Kolaborasi: Peserta didik mampu bekerja sama dalam tim untuk mencapai tujuan produksi dan pemasaran produk olahan perikanan.
- Kemandirian: Peserta didik mampu merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi proses produksi secara mandiri serta memiliki inisiatif dalam mengembangkan usaha.
- Kesehatan: Peserta didik menerapkan prinsip higienitas dan sanitasi dalam seluruh proses pengolahan untuk menghasilkan produk yang aman dan sehat dikonsumsi.
Sarana dan Prasarana
- Ruang Kelas/Laboratorium: Ruang kelas yang nyaman atau laboratorium pengolahan hasil perikanan.
- Peralatan Presentasi: Komputer/laptop, proyektor LCD, papan tulis/whiteboard, spidol.
- Media Pembelajaran: Gambar/poster jenis-jenis ikan bahan baku surimi, diagram alir proses surimi, contoh video proses pembuatan surimi, atau sampel surimi (jika memungkinkan).
- Bahan Praktikum (Opsional, untuk demonstrasi): Beberapa jenis ikan segar untuk identifikasi ciri fisik, alat ukur pH (jika ada).
- Literatur: Buku teks, modul ajar, artikel ilmiah terkait surimi dan pengolahan hasil perikanan.
- Akses Internet: Untuk mencari informasi tambahan dan referensi.
Target Peserta Didik
- Peserta Didik Reguler/Tipikal: Peserta didik umum tanpa kesulitan belajar yang berarti.
- Peserta Didik dengan Kesulitan Belajar: Peserta didik yang mungkin memerlukan bimbingan lebih intensif atau pendekatan yang lebih visual dan kontekstual.
- Peserta Didik dengan Pencapaian Tinggi: Peserta didik yang memiliki kecepatan belajar di atas rata-rata dan mampu mengeksplorasi materi lebih dalam atau mengerjakan tugas pengayaan.
- Jumlah peserta didik berkisar antara 20-36 siswa per kelas.
Model Pembelajaran
Berbasis Masalah (Problem-Based Learning / PBL)
Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan - Prinsip Dasar dan Pemilihan Bahan Baku Surimi selengkapnya
Login
Masuk dengan belajar.id