MODUL AJAR : AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN - Penentuan Komoditas Tanaman Perkebunan Berdasarkan Potensi Daerah

Tingkat: SMK/MAK

Kelas: 10

Topik : Penentuan Komoditas Tanaman Perkebunan Berdasarkan Potensi Daerah

Penyusun: Amin Widodo Amin Widodo

Tanggal Dibuat: 12 Aug 2026


Profil Lulusan

Pembelajaran ini dirancang untuk mengembangkan dimensi Profil Pelajar Pancasila pada peserta didik, yaitu:

  • Keimanan dan Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Menunjukkan rasa syukur atas ciptaan Tuhan melalui pemahaman potensi alam dan pemanfaatan sumber daya alam secara bijak untuk kesejahteraan umat.
  • Kewargaan: Berkontribusi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengembangkan potensi daerahnya.
  • Penalaran Kritis: Mampu menganalisis data dan informasi untuk membuat keputusan yang tepat dalam pemilihan komoditas perkebunan.
  • Kreativitas: Mengembangkan ide-ide baru dalam pemanfaatan potensi daerah untuk agribisnis perkebunan.
  • Kolaborasi: Bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah terkait pemilihan komoditas.
  • Kemandirian: Mampu mengidentifikasi potensi diri dan daerah serta mengambil inisiatif dalam pembelajaran dan pengembangan diri.
  • Kesehatan: Menyadari pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan dalam praktik agribisnis.
  • Komunikasi: Mampu menyampaikan gagasan, hasil analisis, dan rekomendasi secara jelas dan efektif.

Sarana dan Prasarana

  • Ruang kelas yang nyaman dan kondusif untuk diskusi kelompok.
  • Papan tulis, spidol/kapur.
  • LCD Proyektor dan laptop untuk presentasi.
  • Modul ajar cetak atau bahan ajar digital.
  • Studi kasus atau data sederhana mengenai potensi iklim, tanah, dan sosial ekonomi suatu daerah (bisa disiapkan dalam bentuk lembar kerja).
  • Alat tulis (buku catatan, pulpen) untuk peserta didik.
  • Sumber daya internet untuk riset sederhana (jika memungkinkan).

Target Peserta Didik

  • Peserta Didik Reguler/Tipikal: Peserta didik pada umumnya, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.
  • Peserta Didik dengan Kebutuhan Khusus/Perhatian Lebih: Peserta didik yang membutuhkan dukungan tambahan dalam proses belajar, seperti bimbingan individu, pengulangan penjelasan, atau penggunaan media visual yang lebih banyak. Hal ini mungkin mencakup peserta didik dengan kesulitan belajar tertentu atau yang memiliki kecepatan belajar yang lebih lambat.
  • Peserta Didik dengan Capaian Tinggi: Peserta didik yang memiliki pemahaman cepat dan mampu menguasai materi lebih awal, dapat diberi tantangan pengayaan atau berperan sebagai tutor sebaya.

Model Pembelajaran

Kooperatif (Cooperative Learning)

Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan - Penentuan Komoditas Tanaman Perkebunan Berdasarkan Potensi Daerah selengkapnya

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id
Filter Berdasarkan Tingkat