MODUL AJAR : AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN - Penentuan Komoditas Tanaman Perkebunan Berdasarkan Potensi Daerah
Tingkat: SMK/MAK
Kelas: 12,13
Topik : Penentuan Komoditas Tanaman Perkebunan Berdasarkan Potensi Daerah
Penyusun:
Amin Widodo
Tanggal Dibuat: 12 Aug 2026
Profil Lulusan
- Keimanan dan Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Peserta didik memiliki sikap spiritual yang kuat dalam setiap kegiatan budidaya tanaman perkebunan, mensyukuri nikmat alam, serta menjaga kelestarian lingkungan.
- Kewargaan: Menunjukkan tanggung jawab sosial sebagai warga negara dalam praktik agribisnis yang berkelanjutan dan beretika.
- Penalaran Kritis: Mampu menganalisis masalah dalam penyiapan bibit, perbanyakan tanaman, dan penentuan komoditas berdasarkan data dan informasi yang relevan.
- Kreativitas: Mampu mengembangkan ide-ide inovatif dalam penentuan lokasi pembibitan, penggunaan sarana, serta teknik perbanyakan yang efisien dan efektif.
- Kolaborasi: Bekerja sama secara efektif dengan rekan tim, petani, dan pihak terkait dalam proyek agribisnis tanaman perkebunan.
- Kemandirian: Mampu merencanakan dan melaksanakan tugas-tugas agribisnis secara mandiri dengan bertanggung jawab.
- Kesehatan: Menjaga kesehatan dan keselamatan kerja dalam setiap aktivitas di lapangan maupun di pembibitan.
- Komunikasi: Mampu menyampaikan gagasan, informasi, dan hasil kerja secara lisan maupun tertulis dengan jelas dan efektif kepada berbagai pihak.
Sarana dan Prasarana
- Alat Tulis dan Bahan: Papan tulis, spidol, penghapus, proyektor, laptop, ATK peserta didik.
- Alat Pembibitan: Sekop, garu, cangkul, sabit, sprayer, gembor/alat penyiram, gunting stek/okulasi, pisau okulasi/grafting, alat pengukur pH tanah, alat ukur kelembaban.
- Bahan Pembibitan: Benih/entres/batang bawah, media tanam (tanah, kompos, pasir, sekam bakar), polybag berbagai ukuran, pupuk (organik dan anorganik), pestisida (nabati/kimia), hormon perangsang akar.
- Media Pembelajaran: Modul ajar, buku teks, lembar kerja peserta didik (LKPD), video pembelajaran, artikel ilmiah, studi kasus.
- Ruang Kelas: Dilengkapi meja, kursi, penerangan yang cukup, dan ventilasi yang baik.
- Lahan Praktik/Pembibitan Sekolah: Area terbuka untuk simulasi penentuan lokasi, penataan lahan, pembuatan bedengan, dan praktik perbanyakan tanaman.
- Gudang Penyimpanan: Untuk menyimpan alat dan bahan pembibitan.
- Sumber Air: Tersedia di lokasi pembibitan untuk penyiraman.
- Jaringan Internet: Untuk akses informasi dan sumber belajar daring.
Target Peserta Didik
Peserta didik yang menjadi target adalah siswa/i kelas XII dan XIII SMK/MAK program keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan, dengan karakteristik sebagai berikut:
- Kebutuhan Khusus: Peserta didik reguler tanpa kesulitan belajar yang signifikan.
- Jumlah Peserta Didik: Idealnya 20-30 peserta didik per kelas.
- Tingkat Kompetensi: Memiliki pengetahuan dasar tentang pertanian dan budidaya tanaman yang diperoleh di kelas sebelumnya. Sudah mampu mengoperasikan komputer dan mengakses informasi dari internet.
- Gaya Belajar: Diharapkan beragam, meliputi visual, auditori, dan kinestetik, sehingga metode pembelajaran akan disesuaikan untuk mengakomodasi semua gaya belajar.
- Motivasi: Memiliki minat dan motivasi tinggi terhadap bidang agribisnis tanaman perkebunan serta prospek karir di dalamnya.
Model Pembelajaran
Berbasis Masalah (Problem-Based Learning / PBL)
Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan - Penentuan Komoditas Tanaman Perkebunan Berdasarkan Potensi Daerah selengkapnya
Login
Masuk dengan belajar.id