MODUL AJAR : LAYANAN PENUNJANG KEFARMASIAN KLINIS DAN KOMUNITAS - Layanan Penunjang Kefarmasian: Pelayanan Resep, Peracikan Sediaan Non-Steril, dan Edukasi Obat Bebas

Tingkat: SMK/MAK

Kelas: 12

Topik : Layanan Penunjang Kefarmasian: Pelayanan Resep, Peracikan Sediaan Non-Steril, dan Edukasi Obat Bebas

Penyusun: Apt. Kristanti, S.Farm Apt. Kristanti, S.Farm

Tanggal Dibuat: 24 Jun 2026


Profil Lulusan

  • Penalaran Kritis: Mampu menganalisis resep, mengidentifikasi potensi masalah, dan membuat keputusan yang tepat dalam pelayanan farmasi.
  • Kreativitas: Mampu mencari solusi inovatif dalam peracikan sediaan obat dan memberikan edukasi yang menarik bagi pasien.
  • Kolaborasi: Mampu bekerja sama dalam tim, baik dengan sesama tenaga teknis kefarmasian maupun profesional kesehatan lainnya.
  • Kemandirian: Mampu mengambil inisiatif dan bertanggung jawab penuh dalam menjalankan tugas-tugas kefarmasian sesuai standar operasional prosedur.
  • Kesehatan: Memahami pentingnya menjaga kesehatan diri dan pasien melalui pelayanan obat yang aman dan efektif.
  • Komunikasi: Mampu menyampaikan informasi obat secara jelas, akurat, dan mudah dipahami oleh pasien serta berkomunikasi efektif dengan rekan kerja.

Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana yang mendukung proses pembelajaran ini meliputi:

  • Ruang Kelas: Dilengkapi dengan papan tulis/whiteboard, spidol, penghapus, meja dan kursi belajar yang memadai.
  • Laboratorium Farmasi: Ruang peracikan yang bersih dan steril (sesuai kebutuhan), ruang penyimpanan bahan obat, lemari obat, lemari pendingin.
  • Peralatan Laboratorium: Mortir dan stamper, timbangan analitik/digital, gelas ukur, pipet, spatel, sendok tanduk, cawan porselen, alat peracikan kapsul, alat pengemas.
  • Bahan Praktikum: Berbagai bahan obat generik dan OTC, bahan dasar sediaan (laktosa, talcum, vaselin, basis salep, dll.), etiket, kemasan primer dan sekunder, blangko resep, SOP pelayanan farmasi.
  • Teknologi Informasi: Komputer/laptop, proyektor, akses internet untuk mencari informasi dan referensi.
  • Media Pembelajaran: Buku teks farmasi, modul ajar, poster tentang alur pelayanan resep, poster tentang klasifikasi obat, video tutorial peracikan obat, dan model sediaan obat.
  • Perlengkapan Keamanan: Jas lab, masker, sarung tangan, kacamata pelindung, kotak P3K.

Target Peserta Didik

Modul ajar ini ditujukan untuk peserta didik kelas 12 SMK/MAK Jurusan Farmasi Klinis dan Komunitas di SMKS Wicaksana Al Hikmah Sirampog.

  • Karakteristik Umum: Peserta didik reguler yang memiliki motivasi tinggi untuk mempelajari dan menguasai kompetensi di bidang farmasi.
  • Gaya Belajar: Peserta didik dengan beragam gaya belajar (visual, auditori, kinestetik) yang akan difasilitasi melalui kombinasi metode ceramah, diskusi, praktikum, dan proyek.
  • Kesiapan Belajar: Diasumsikan peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang ilmu kefarmasian dan kesehatan. Modul ini akan mengembangkan kompetensi mereka ke tingkat yang lebih spesifik dan aplikatif.
  • Kebutuhan Khusus: Jika ada peserta didik dengan kebutuhan khusus, pendekatan pembelajaran akan disesuaikan secara individual untuk memastikan partisipasi aktif dan pencapaian tujuan pembelajaran.

Model Pembelajaran

Berbasis Proyek (Project-Based Learning)

Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Layanan Penunjang Kefarmasian Klinis Dan Komunitas - Layanan Penunjang Kefarmasian: Pelayanan Resep, Peracikan Sediaan Non-Steril, dan Edukasi Obat Bebas selengkapnya

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id
Filter Berdasarkan Tingkat