MODUL AJAR : KRIYA KREATIF KAYU DAN ROTAN - Perencanaan Desain dan Pemilihan Material Kayu untuk Ukiran
Tingkat: SMK/MAK
Kelas: 11
Topik : Perencanaan Desain dan Pemilihan Material Kayu untuk Ukiran
Penyusun:
DANIEL HANOCH MAITIMU
Tanggal Dibuat: 25 Jun 2026
Profil Lulusan
- Beriman dan Bertakwa Terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Menunjukkan sikap religius dalam setiap pekerjaan, menghargai ciptaan Tuhan melalui karya seni ukir.
- Bernalar Kritis: Menganalisis masalah dalam desain dan pemilihan material, mengevaluasi solusi secara rasional.
- Kreativitas: Menciptakan desain ukiran yang orisinal dan inovatif, mampu mengadaptasi ide-ide baru.
- Kemandirian: Merencanakan dan melaksanakan pekerjaan ukir secara mandiri, bertanggung jawab atas hasil kerja.
- Kesehatan: Menerapkan prinsip K3 dalam setiap tahapan kerja, menjaga kebugaran fisik dan mental.
Sarana dan Prasarana
- Ruang Kelas/Bengkel Kriya Kayu: Area yang kondusif untuk diskusi, demonstrasi, dan praktik mandiri.
- Alat Tulis dan Gambar: Pensil (berbagai tingkat kekerasan), penghapus, penggaris, jangka, busur, kertas gambar A3/A4.
- Perangkat Komputer/Laptop: Dilengkapi perangkat lunak desain 2D (misalnya CorelDRAW, AutoCAD) atau 3D (misalnya SketchUp, Blender) yang relevan.
- Proyektor: Untuk presentasi materi dan demonstrasi penggunaan perangkat lunak.
- Papan Tulis/Whiteboard: Untuk menjelaskan konsep dan mencatat diskusi.
- Sampel Jenis Kayu: Berbagai jenis kayu yang umum digunakan untuk ukiran (misalnya Jati, Mahoni, Sonokeling, Sengon), dalam bentuk balok kecil atau lempengan untuk dianalisis.
- Contoh Produk Ukiran: Produk ukiran jadi dari berbagai jenis kayu dan motif sebagai referensi dan inspirasi.
- Alat Ukur Sederhana: Meteran, jangka sorong, untuk mengukur dimensi kayu.
- Bahan Referensi: Buku-buku desain ukiran, katalog motif, majalah kriya, akses internet untuk riset.
Target Peserta Didik
- Peserta Didik Reguler/Tipikal: Peserta didik pada umumnya, tanpa kesulitan belajar yang berarti. Mereka akan mengikuti semua tahapan pembelajaran sesuai instruksi dan mengembangkan keterampilan desain serta pemilihan kayu.
- Peserta Didik dengan Kesulitan Belajar: Diberikan perhatian dan bimbingan ekstra, modul yang disederhanakan, atau tugas pendampingan khusus. Misalnya, fokus pada sketsa manual sebelum ke digital, atau diberikan sampel kayu yang lebih sedikit untuk diidentifikasi.
- Peserta Didik dengan Pencapaian Tinggi: Diberikan tantangan tambahan seperti mendesain motif yang lebih kompleks, mengeksplorasi penggunaan software desain tingkat lanjut, atau melakukan studi komparatif mendalam tentang jenis-jenis kayu eksotis untuk ukiran.
Model Pembelajaran
Berbasis Proyek (Project-Based Learning)
Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Kriya Kreatif Kayu Dan Rotan - Perencanaan Desain dan Pemilihan Material Kayu untuk Ukiran selengkapnya
Login
Masuk dengan belajar.id