MODUL AJAR : KRIYA KREATIF KAYU DAN ROTAN - Penggunaan Gergaji Tangan Dasar dalam Pekerjaan Kayu
Tingkat: SMK/MAK
Kelas: 11
Topik : Penggunaan Gergaji Tangan Dasar dalam Pekerjaan Kayu
Penyusun:
DANIEL HANOCH MAITIMU
Tanggal Dibuat: 25 Jun 2026
Profil Lulusan
- Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia: Peserta didik diharapkan dapat menumbuhkan rasa syukur atas karunia Tuhan melalui keindahan dan kekayaan alam Indonesia (kayu dan rotan) serta senantiasa menerapkan nilai-nilai akhlak mulia dalam setiap proses kerja dan interaksi sosial.
- Penalaran Kritis: Peserta didik mampu mengidentifikasi masalah, menganalisis informasi dari berbagai sumber, dan mengambil keputusan yang tepat dalam proses perancangan dan pembuatan produk kriya.
- Kreativitas: Peserta didik memiliki kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru, berinovasi dalam desain, dan menciptakan solusi kreatif dalam pemanfaatan material kayu dan rotan.
- Kemandirian: Peserta didik diharapkan memiliki inisiatif, rasa tanggung jawab, dan kemampuan untuk belajar serta bekerja secara mandiri dalam menyelesaikan tugas-tugas proyek kriya.
- Kesehatan: Peserta didik memahami dan menerapkan prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta menjaga kebugaran fisik dan mental untuk mendukung produktivitas dan kualitas kerja.
Sarana dan Prasarana
- Ruang Kelas/Bengkel: Ruang belajar yang kondusif dan aman, dilengkapi dengan meja kerja individu atau kelompok.
- Peralatan Utama:
- Gergaji punggung (back saw) atau gergaji potong (crosscut saw) sesuai kebutuhan praktik dasar.
- Penggaris siku (try square) dan pensil kayu untuk penandaan.
- Klem/ragum untuk menahan benda kerja.
- Material: Potongan kayu balok atau papan ukuran kecil (misalnya 5x5x20 cm) untuk latihan pemotongan.
- Alat Pelindung Diri (APD): Kacamata pengaman, sarung tangan kerja.
- Media Pendukung:
- Contoh potongan kayu hasil gergaji yang rapi dan tidak rapi.
- Proyektor atau monitor untuk menampilkan presentasi/video demonstrasi.
- Whiteboard/papan tulis dan spidol/kapur.
- Sumber Belajar: Modul ajar, buku referensi tentang kriya kayu, video tutorial.
Target Peserta Didik
- Peserta Didik Reguler/Tipikal: Peserta didik pada umumnya yang tidak mengalami kesulitan dalam mencerna dan memahami materi pelajaran.
- Peserta Didik dengan Kesulitan Belajar: Peserta didik yang memiliki gaya belajar kinestetik, visual, atau auditori yang menonjol dan mungkin memerlukan metode pendekatan personal, demonstrasi berulang, atau bantuan visual/audio. Guru perlu memberikan bimbingan lebih intensif dan instruksi yang lebih terstruktur.
- Peserta Didik dengan Pencapaian Tinggi (Akselerasi): Peserta didik yang memiliki kemampuan belajar lebih cepat atau di atas rata-rata. Dapat diberikan tugas pengayaan atau tantangan tambahan seperti eksplorasi jenis gergaji lain atau teknik pemotongan yang lebih kompleks.
Semua peserta didik adalah siswa Kelas 11 Jurusan Kriya Kayu di SMKN 7 Ambon, memiliki minat dasar terhadap kerajinan kayu, dan diharapkan memiliki kemampuan motorik halus dan kasar yang memadai untuk melakukan pekerjaan praktikum.
Model Pembelajaran
Berbasis Proyek (Project-Based Learning)
Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Kriya Kreatif Kayu Dan Rotan - Penggunaan Gergaji Tangan Dasar dalam Pekerjaan Kayu selengkapnya
Login
Masuk dengan belajar.id