MODUL AJAR : PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN - Identifikasi dan Pencegahan Risiko Kesehatan Akibat Gaya Hidup Tidak Sehat
Tingkat: SMK/MAK
Kelas: 10
Topik : Identifikasi dan Pencegahan Risiko Kesehatan Akibat Gaya Hidup Tidak Sehat
Penyusun:
Dieko Karlas, S.Pd
Tanggal Dibuat: 30 Aug 2026
Profil Lulusan
- Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia: Peserta didik diharapkan dapat memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai kesehatan sebagai bentuk syukur dan tanggung jawab terhadap karunia Tuhan, serta mampu menjaga kesehatan diri dan lingkungan sebagai bagian dari akhlak mulia.
- Berkebinekaan Global: Peserta didik mampu mengenali dan memahami berbagai praktik gaya hidup sehat dari berbagai budaya, serta menghargai perbedaan dalam pendekatan kesehatan.
- Bergotong Royong: Peserta didik dapat bekerja sama dalam kelompok untuk mempromosikan kesehatan dan pencegahan risiko gaya hidup tidak sehat, serta saling mendukung dalam menciptakan lingkungan yang sehat.
- Mandiri: Peserta didik memiliki kesadaran dan kemampuan untuk mengambil keputusan yang tepat terkait gaya hidup sehat secara mandiri, serta bertanggung jawab atas pilihan-pilihan tersebut.
- Bernalar Kritis: Peserta didik mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi informasi kesehatan yang beredar, serta merumuskan solusi atau tindakan pencegahan terhadap risiko gaya hidup tidak sehat dengan logis dan objektif.
- Kreatif: Peserta didik mampu merancang dan menghasilkan berbagai media promosi kesehatan yang inovatif dan menarik untuk mengadvokasi gaya hidup sehat.
Sarana dan Prasarana
- Ruang Kelas: Ruang belajar yang nyaman dan kondusif untuk diskusi kelompok dan presentasi.
- Media Pembelajaran:
- Papan tulis, spidol, dan penghapus.
- Proyektor dan layar proyektor untuk menampilkan materi presentasi (PowerPoint/Google Slides), video, atau infografis.
- Laptop/Komputer yang terhubung internet.
- Speaker untuk audio.
- Video edukasi terkait gaya hidup sehat, penyakit tidak menular, atau tips kebugaran jasmani.
- Poster/infografis kesehatan (fisik atau digital).
- Contoh lembar kerja peserta didik.
- Alat Tulis: Kertas HVS, pulpen/pensil, spidol warna, penggaris untuk kegiatan kelompok.
- Bahan Bacaan: Buku teks PJOK Kelas 10, modul ajar, artikel kesehatan populer, materi dari situs web terpercaya (misal: Kemenkes, WHO).
- Akses Internet: Untuk mencari informasi tambahan, referensi, atau bahan promosi kesehatan.
Target Peserta Didik
Modul ajar ini dirancang untuk mengakomodasi keberagaman karakteristik peserta didik di SMK/MAK Kelas 10 dengan mempertimbangkan berbagai kebutuhan belajar:
- Peserta Didik Reguler: Peserta didik yang tidak memiliki kesulitan dalam memahami materi ajar dan mampu mengikuti kegiatan pembelajaran secara mandiri sesuai alur yang telah ditentukan.
- Peserta Didik dengan Kesulitan Belajar: Peserta didik yang mungkin mengalami kesulitan dalam memahami konsep tertentu, memerlukan bimbingan ekstra, atau membutuhkan penjelasan berulang. Bagi mereka, materi akan disajikan dengan pendekatan yang lebih visual, verbal, atau diberikan contoh konkret yang lebih sederhana, serta bimbingan personal dari guru.
- Peserta Didik dengan Kecepatan Belajar Tinggi (Pengayaan): Peserta didik yang memiliki kemampuan di atas rata-rata dan mampu menyelesaikan tugas lebih cepat. Bagi mereka, akan disediakan materi pengayaan, tugas-tugas lanjutan, atau peran sebagai tutor sebaya untuk membantu teman-temannya.
Secara umum, peserta didik kelas 10 di SMKN 1 KAWALI diharapkan memiliki kemampuan dasar literasi dan daya nalar yang cukup untuk mengikuti materi ini, namun dengan kesadaran bahwa gaya belajar dan tingkat pemahaman dapat bervariasi.
Model Pembelajaran
Kontekstual (Contextual Teaching and Learning / CTL)
Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, Dan Kesehatan - Identifikasi dan Pencegahan Risiko Kesehatan Akibat Gaya Hidup Tidak Sehat selengkapnya
Login
Masuk dengan belajar.id