MODUL AJAR : SEJARAH TINGKAT LANJUT - Konsep Berpikir Sejarah: Diakronis, Sinkronis, dan Historiografi

Tingkat: SMA/MA

Kelas: 11

Topik : Konsep Berpikir Sejarah: Diakronis, Sinkronis, dan Historiografi

Penyusun: Doni Kusworo Doni Kusworo

Tanggal Dibuat: 20 Jun 2026


Profil Lulusan

  • Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia: Menumbuhkan kesadaran akan nilai-nilai luhur dalam mempelajari sejarah dan mengambil hikmah dari setiap peristiwa.
  • Bernalar Kritis: Mampu menganalisis informasi sejarah secara objektif, mengidentifikasi bias, dan menarik kesimpulan yang rasional.
  • Kreatif: Mengembangkan ide-ide baru dalam menginterpretasi dan menyajikan informasi sejarah, baik secara digital maupun nondigital.
  • Bergotong Royong/Kolaborasi: Bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan proyek sejarah dan diskusi.
  • Mandiri: Memiliki inisiatif dan tanggung jawab dalam proses pembelajaran dan penelitian sejarah.
  • Berkebinekaan Global: Memahami berbagai perspektif sejarah dari berbagai peradaban dan budaya dunia.

Sarana dan Prasarana

  • Ruang Kelas: Ruangan yang nyaman dengan meja dan kursi yang dapat diatur untuk diskusi kelompok.
  • Papan Tulis/Whiteboard: Untuk menulis poin-poin penting dan hasil diskusi.
  • Spidol dan Penghapus: Alat tulis standar.
  • Proyektor/Infocus: Untuk menayangkan materi presentasi dan video.
  • Laptop/Komputer: Untuk guru dan akses internet.
  • Koneksi Internet: Untuk mencari informasi tambahan dan mengakses sumber belajar digital.
  • Bahan Bacaan: Buku teks Sejarah Tingkat Lanjut Kelas 11 Kurikulum Merdeka, artikel jurnal, e-book, atau sumber daring relevan.
  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD): Cetak atau format digital.
  • Alat Tulis Peserta Didik: Buku tulis, pulpen, pensil.

Target Peserta Didik

  • Peserta Didik Reguler/Tipikal: Peserta didik pada umumnya, tidak mengalami kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.
  • Peserta Didik dengan Kesulitan Belajar: Peserta didik yang memiliki gaya belajar khusus atau membutuhkan bimbingan lebih dalam memahami konsep berpikir sejarah. Guru akan memberikan scaffolding dan sumber belajar yang lebih terstruktur.
  • Peserta Didik dengan Kecepatan Belajar Tinggi: Peserta didik yang mampu dengan cepat memahami materi dan membutuhkan tantangan lebih. Guru akan menyediakan materi pengayaan berupa studi kasus kompleks atau proyek mini.

Model Pembelajaran

Berbasis Masalah (Problem-Based Learning / PBL)

Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Sejarah Tingkat Lanjut - Konsep Berpikir Sejarah: Diakronis, Sinkronis, dan Historiografi selengkapnya

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id
Filter Berdasarkan Tingkat