MODUL AJAR : DASAR-DASAR TEKNIKA KAPAL NIAGA - Konvensi Internasional untuk Keselamatan Jiwa di Laut (SOLAS 1974) dan Peran IMO
Tingkat: SMK/MAK
Kelas: 10
Topik : Konvensi Internasional untuk Keselamatan Jiwa di Laut (SOLAS 1974) dan Peran IMO
Penyusun:
FIRDAUS
Tanggal Dibuat: 18 Jan 2026
Profil Lulusan
- Keimanan dan Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Peserta didik diharapkan memiliki kesadaran akan pentingnya keselamatan sebagai bentuk rasa syukur dan tanggung jawab terhadap ciptaan Tuhan.
- Kewargaan: Memahami peran serta sebagai warga negara global dalam menjaga keselamatan pelayaran internasional melalui kepatuhan terhadap regulasi.
- Penalaran Kritis: Mampu menganalisis dan mengevaluasi kasus-kasus kecelakaan laut serta mencari solusi berdasarkan ketentuan SOLAS.
- Kreativitas: Mengembangkan ide-ide inovatif dalam penyelesaian masalah keselamatan pelayaran atau desain prosedur darurat.
- Kolaborasi: Bekerja sama dalam tim untuk menyelesaikan proyek dan diskusi terkait implementasi SOLAS di kapal.
- Kemandirian: Mampu mencari informasi dan belajar secara mandiri tentang perkembangan terbaru dalam regulasi maritim.
- Komunikasi: Mampu menyampaikan informasi dan argumentasi terkait persyaratan SOLAS dengan jelas dan efektif, baik lisan maupun tulisan.
Sarana dan Prasarana
- Ruang Kelas: Ruang kelas yang nyaman, dilengkapi dengan meja dan kursi yang memadai, serta pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik.
- Papan Tulis Interaktif/Whiteboard: Untuk menjelaskan konsep, menuliskan poin penting, dan mendukung aktivitas diskusi.
- Proyektor LCD dan Layar: Untuk menampilkan materi presentasi, video, dan simulasi.
- Komputer/Laptop: Tersedia untuk guru dan peserta didik sebagai alat bantu riset, membuat presentasi, atau mengakses sumber belajar digital.
- Akses Internet (Wi-Fi): Memfasilitasi pencarian informasi, akses ke database IMO, dan sumber belajar online lainnya.
- Buku Referensi: Salinan digital atau cetak Konvensi SOLAS 1974, buku teks Dasar-Dasar Teknika Kapal Niaga, serta modul terkait keselamatan maritim.
- Model/Maket Kapal (Opsional): Jika tersedia, dapat digunakan untuk visualisasi bagian-bagian kapal yang relevan dengan konstruksi dan peralatan keselamatan.
- Video Edukasi/Animasi: Tentang prosedur keselamatan, operasional kapal, atau simulasi keadaan darurat.
- Perangkat Lunak Simulasi (Opsional): Simulasi navigasi atau penanganan keadaan darurat dapat sangat membantu dalam memahami aplikasi praktis SOLAS.
- Alat Tulis dan Kertas: Untuk kegiatan mencatat, membuat sketsa, dan mengerjakan lembar kerja.
Target Peserta Didik
- Peserta Didik Reguler/Tipikal: Peserta didik pada umumnya, tidak memiliki kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar, serta memiliki motivasi belajar yang tinggi terhadap bidang kemaritiman.
- Peserta Didik dengan Kebutuhan Khusus: Peserta didik dengan gaya belajar yang bervariasi (visual, auditori, kinestetik) yang mungkin memerlukan pendekatan dan media pembelajaran yang beragam untuk memahami konsep-konsep teknis yang kompleks.
- Peserta Didik dengan Kesulitan Belajar: Peserta didik yang mungkin memiliki kesulitan dalam memahami teks atau konsep abstrak, memerlukan bimbingan lebih intensif dan metode yang lebih konkret atau visual.
- Peserta Didik dengan Pencapaian Tinggi: Peserta didik yang cepat memahami materi dan memiliki kemampuan analisis yang baik, yang dapat diberi tantangan lebih lanjut melalui proyek-proyek mandiri atau penelitian mendalam.
- Peserta Didik SMK/MAK Kelas 10 Jurusan Teknik Kapal Niaga: Sudah memiliki dasar pemahaman umum tentang kapal dan operasionalnya, namun belum mendalami aspek regulasi internasional secara spesifik.
Model Pembelajaran
Berbasis Proyek (Project-Based Learning)
Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Dasar-dasar Teknika Kapal Niaga - Konvensi Internasional untuk Keselamatan Jiwa di Laut (SOLAS 1974) dan Peran IMO selengkapnya
Login
Masuk dengan belajar.id