MODUL AJAR Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK)
Tingkat: SMP/MTs
Kelas: 9
Penyusun:
HOTLIDER H. SIMAMORA
Tanggal Dibuat: 08 Aug 2025
Profil Lulusan
Profil lulusan yang diharapkan tercapai melalui modul ajar ini adalah peserta didik yang memiliki dimensi:
- Kreativitas: Peserta didik mampu merancang strategi peningkatan aktivitas jasmani dan pencegahan perilaku sedenter secara inovatif dan relevan dengan konteks kehidupannya. Mereka dapat mencari solusi baru untuk mengatasi tantangan dalam mencapai gaya hidup aktif.
- Kemandirian: Peserta didik menunjukkan inisiatif dalam mengidentifikasi kebutuhan aktivitas fisik pribadi, menganalisis reaksi tubuh mereka sendiri, serta membuat keputusan yang bertanggung jawab terkait pilihan aktivitas jasmani. Mereka mampu mengevaluasi kemajuan dan menyesuaikan rencana mereka secara mandiri.
- Kesehatan: Peserta didik memiliki pemahaman yang mendalam tentang manfaat aktivitas fisik teratur bagi kesehatan fisik dan mental, serta risiko perilaku sedenter. Mereka menginternalisasi pentingnya gaya hidup aktif sebagai bagian dari well-being secara keseluruhan dan mampu mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Sarana dan Prasarana
- Ruang kelas/lapangan yang cukup luas untuk aktivitas fisik dan diskusi kelompok.
- Proyektor atau papan tulis untuk presentasi materi dan diskusi.
- Alat tulis, spidol, kertas plano, atau media pencatat lainnya.
- Stopwatch atau aplikasi pengukur detak jantung (jika tersedia dan memungkinkan).
- Contoh gambar atau video terkait aktivitas fisik dan dampaknya pada tubuh.
- Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).
- Bola atau alat bantu lainnya untuk demonstrasi aktivitas fisik sederhana.
Target Peserta Didik
Modul ajar ini dirancang untuk peserta didik reguler di kelas 9 SMP/MTs dengan rentang usia 14-15 tahun. Diasumsikan peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang konsep kesehatan dan aktivitas fisik.
- Peserta Didik Reguler: Sebagian besar peserta didik dalam kategori ini. Guru akan memfasilitasi mereka untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi dan kegiatan praktikum.
- Peserta Didik dengan Kesulitan Belajar: Guru akan memberikan pendampingan lebih intensif, mengulang instruksi, menggunakan visualisasi, dan memberikan waktu tambahan jika diperlukan. Penugasan dapat disederhanakan atau diberikan dalam bentuk yang lebih konkret.
- Peserta Didik dengan Kelebihan Belajar: Guru akan memberikan tantangan tambahan seperti merancang program kebugaran yang lebih kompleks, melakukan penelitian lebih lanjut tentang topik terkait, atau menjadi mentor bagi teman sejawat.
Model Pembelajaran
Berbasis Masalah (Problem-Based Learning / PBL)
Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Pendidikan Jasmani, Olahraga Dan Kesehatan (pjok) selengkapnya
Login