MODUL AJAR : PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI KRISTEN - Gereja dan Masyarakat Majemuk: Solidaritas, Persaudaraan, dan Moderasi Beragama

Tingkat: SMK/MAK

Kelas: 12

Topik : Gereja dan Masyarakat Majemuk: Solidaritas, Persaudaraan, dan Moderasi Beragama

Penyusun: Irene Luje Tresje Thung Irene Luje Tresje Thung

Tanggal Dibuat: 26 Jun 2026


Profil Lulusan

  • Keimanan dan Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Peserta didik mampu menghayati dan mengaplikasikan nilai-nilai spiritual dalam setiap aspek kehidupan, menunjukkan sikap toleransi, kasih, dan moderasi beragama sebagai wujud iman Kristiani.
  • Penalaran Kritis: Peserta didik mampu menganalisis isu-isu ras, etnis, dan gender dalam masyarakat majemuk dengan sudut pandang Kristen, mengidentifikasi akar masalah, serta merumuskan solusi yang konstruktif dan adil.
  • Kolaborasi: Peserta didik mampu bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi tantangan, berbagi ide, dan merancang tindakan nyata dalam mewujudkan solidaritas dan kebersamaan di tengah kemajemukan.
  • Kemandirian: Peserta didik memiliki inisiatif dan bertanggung jawab dalam mencari informasi, memecahkan masalah, serta mengambil peran aktif dalam upaya penguatan moderasi beragama dan keadilan sosial.

Sarana dan Prasarana

  • Ruang kelas yang nyaman dan kondusif.
  • Proyektor atau LCD untuk presentasi.
  • Komputer/laptop guru dan akses internet.
  • Papan tulis, spidol/kapur.
  • Buku paket Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kristen Kelas 12.
  • Artikel, jurnal, atau berita terkait isu kemajemukan dan pluralitas agama.
  • Video dokumenter atau klip pendek tentang keberagaman di Indonesia atau peran gereja dalam masyarakat.
  • Alat tulis dan kertas/buku catatan untuk peserta didik.
  • Lembar kerja peserta didik (LKPD).

Target Peserta Didik

Modul ajar ini dirancang untuk peserta didik kelas 12 SMK/MAK.

  • Peserta Didik Umum: Mampu mengikuti pembelajaran dengan baik dan mencapai capaian pembelajaran yang telah ditetapkan.
  • Peserta Didik dengan Kesulitan Belajar: Diberikan pendampingan lebih intensif, penjelasan berulang, penggunaan media visual yang lebih banyak, serta tugas yang disesuaikan tingkat kesulitannya.
  • Peserta Didik dengan Kecepatan Belajar Tinggi: Diberikan pengayaan berupa materi tambahan, studi kasus lebih kompleks, atau proyek mandiri yang menantang kreativitas dan kemampuan analisis mereka terkait topik yang dibahas.

Model Pembelajaran

Berbasis Masalah (Problem-Based Learning / PBL)

Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen Dan Budi Pekerti Kristen - Gereja dan Masyarakat Majemuk: Solidaritas, Persaudaraan, dan Moderasi Beragama selengkapnya

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id
Filter Berdasarkan Tingkat