MODUL AJAR : PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI KRISTEN - Gereja dalam Masyarakat Majemuk: Hakikat, Panggilan, dan Tantangan Pluralitas Agama

Tingkat: SMK/MAK

Kelas: 12

Topik : Gereja dalam Masyarakat Majemuk: Hakikat, Panggilan, dan Tantangan Pluralitas Agama

Penyusun: Irene Luje Tresje Thung Irene Luje Tresje Thung

Tanggal Dibuat: 28 Jun 2026


Profil Lulusan

  • Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia: Memahami hakikat Gereja dan tugas panggilannya dalam masyarakat majemuk sebagai bentuk pengamalan iman.
  • Bernalar Kritis: Menganalisis konsep Gereja, karakteristik masyarakat majemuk, serta tantangan dan peluang pluralitas agama dengan logika dan bukti.
  • Kreatif: Mengembangkan ide-ide solusi atau pendekatan baru dalam mewujudkan peran Gereja yang kontekstual di tengah kemajemukan.
  • Gotong Royong (Kolaborasi): Berinteraksi dan bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan permasalahan terkait peran Gereja dalam masyarakat majemuk.
  • Mandiri: Bertanggung jawab atas proses belajar sendiri dan mampu mengambil inisiatif dalam mencari informasi serta mengekspresikan pemahaman.

Sarana dan Prasarana

  • Ruang Kelas: Kelas yang nyaman dengan tata letak yang fleksibel untuk diskusi kelompok.
  • Teknologi: Laptop/komputer, proyektor LCD, speaker aktif, akses internet stabil.
  • Media Pembelajaran: Papan tulis/whiteboard, spidol/kapur, video dokumenter/pendek terkait isu kemajemukan dan peran Gereja, gambar-gambar ilustratif.
  • Sumber Belajar: Buku teks Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 12, Alkitab, modul ajar, artikel jurnal/berita online, e-book, situs web teologi, jurnal film pendek/studi kasus.
  • Alat Tulis: Kertas, pulpen, pensil untuk peserta didik.
  • Perpustakaan: Akses ke perpustakaan sekolah untuk referensi tambahan.

Target Peserta Didik

Modul ajar ini dirancang untuk peserta didik SMK/MAK Kelas 12, Jurusan Teknologi Seni dan Budaya.

  • Peserta Didik Reguler/Tipikal: Mayoritas peserta didik yang memiliki pemahaman dasar tentang ajaran Kristen dan mampu mengikuti pembelajaran secara mandiri maupun kelompok.
  • Peserta Didik dengan Kesulitan Belajar: Peserta didik yang mungkin memerlukan bimbingan lebih intensif, penjelasan berulang, atau materi pendukung visual/audio yang lebih banyak. Pendekatan diferensiasi akan diterapkan untuk memastikan mereka dapat mencapai tujuan pembelajaran.
  • Peserta Didik dengan Pencapaian Tinggi: Peserta didik yang cepat memahami materi dan memiliki motivasi tinggi untuk mendalami topik. Mereka akan diberikan kesempatan untuk tugas pengayaan atau proyek mandiri yang lebih menantang.
  • Karakteristik Umum: Peserta didik pada jenjang ini diharapkan memiliki kemampuan penalaran kritis, kolaborasi, dan kemandirian yang berkembang, serta mulai memiliki kepedulian terhadap isu-isu sosial.

Model Pembelajaran

Berbasis Masalah (Problem-Based Learning / PBL)

Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen Dan Budi Pekerti Kristen - Gereja dalam Masyarakat Majemuk: Hakikat, Panggilan, dan Tantangan Pluralitas Agama selengkapnya

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id
Filter Berdasarkan Tingkat