MODUL AJAR : TEKNIK MEKANIK INDUSTRI - Mengidentifikasi dan Menganalisis Kerusakan Elemen Mesin Industri

Tingkat: SMK/MAK

Kelas: 11

Topik : Mengidentifikasi dan Menganalisis Kerusakan Elemen Mesin Industri

Penyusun: Kurikulum Laborti Kurikulum Laborti

Tanggal Dibuat: 18 May 2026


Profil Lulusan

Peserta didik akan mengembangkan dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam setiap kegiatan pembelajaran, antara lain:

  • Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia: Melalui penerapan keselamatan kerja dan tanggung jawab dalam penggunaan alat dan bahan.
  • Berkebinekaan Global (Kewargaan): Menghargai perbedaan pendapat dan sudut pandang dalam diskusi kelompok terkait analisis masalah.
  • Bernalar Kritis: Mampu menganalisis gejala kerusakan, mencari akar masalah, dan mengevaluasi solusi perbaikan.
  • Kreatif: Mengembangkan ide-ide solusi atau metode diagnosa yang inovatif untuk masalah kerusakan mesin.
  • Bergotong Royong (Kolaborasi): Bekerja sama dalam tim untuk menyelesaikan tugas proyek identifikasi dan analisis kerusakan.
  • Mandiri: Bertanggung jawab atas proses dan hasil pembelajaran individu maupun kelompok, serta mampu mengambil inisiatif dalam memecahkan masalah.
  • Kesehatan: Memahami dan menerapkan prosedur keselamatan kerja untuk menjaga kesehatan dan mencegah kecelakaan.
  • Komunikasi: Mampu menyampaikan gagasan, hasil analisis, dan solusi secara lisan maupun tertulis dengan jelas dan efektif.

Sarana dan Prasarana

  • Ruang Belajar: Ruang kelas yang nyaman dengan proyektor/layar, papan tulis, meja dan kursi yang dapat diatur untuk diskusi kelompok.
  • Workshop/Laboratorium: Bengkel atau laboratorium Teknik Mekanik Industri yang dilengkapi dengan unit pelatihan (trainer kit) sistem hidrolik dan pneumatik yang berfungsi dan beberapa dengan kondisi 'kerusakan' yang dapat disimulasikan.
  • Peralatan Diagnosa: Manometer, flowmeter, multimeter, alat ukur mekanik (jangka sorong, mikrometer), termometer inframerah (opsional).
  • Peralatan Kerja Tangan: Kunci pas, obeng set, tang, palu karet, dll.
  • Alat Pelindung Diri (APD): Kacamata pengaman, sarung tangan, sepatu keselamatan kerja.
  • Media Pembelajaran Digital: Komputer/laptop, koneksi internet, perangkat lunak simulasi hidrolik/pneumatik (misalnya FluidSIM, Automation Studio - jika tersedia), video tutorial, e-modul, presentasi interaktif.
  • Bahan Ajar Cetak: Modul ajar, buku teks terkait sistem hidrolik dan pneumatik, lembar kerja peserta didik, manual komponen.
  • Contoh Komponen: Berbagai jenis komponen hidrolik dan pneumatik (katup, aktuator, pompa, filter) dalam kondisi baik dan rusak (untuk studi kasus).

Target Peserta Didik

  • Peserta didik reguler/tipikal pada umumnya.
  • Peserta didik yang memiliki ketertarikan tinggi pada bidang mekanik industri dan ingin mendalami sistem hidrolik dan pneumatik.
  • Peserta didik yang memiliki motivasi untuk belajar melalui pendekatan berbasis proyek dan analisis masalah di dunia industri.
  • Jumlah peserta didik dalam satu kelas yang ideal adalah 20-30 siswa untuk optimalisasi kegiatan praktik dan diskusi kelompok.

Model Pembelajaran

Berbasis Proyek (Project-Based Learning)

Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Teknik Mekanik Industri - Mengidentifikasi dan Menganalisis Kerusakan Elemen Mesin Industri selengkapnya

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id
Filter Berdasarkan Tingkat