MODUL AJAR : MUATAN KETERAMPILAN KODING DAN KECERDASAN ARTIFISIAL - Pengantar Berpikir Komputasional: Dekomposisi Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari

Tingkat: SMK/MAK

Kelas: 12

Topik : Pengantar Berpikir Komputasional: Dekomposisi Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari

Penyusun: Lalu Supriadi Lalu Supriadi

Tanggal Dibuat: 06 Jan 2026


Profil Lulusan

  • Keimanan dan Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Peserta didik diharapkan dapat mengembangkan rasa syukur dan tanggung jawab dalam menggunakan ilmu pengetahuan untuk kebaikan.
  • Penalaran Kritis: Peserta didik mampu menganalisis informasi, mengevaluasi argumen, dan merumuskan solusi secara logis dan sistematis.
  • Kreativitas: Peserta didik mampu menghasilkan ide-ide orisinal dan inovatif serta mengaplikasikannya dalam memecahkan masalah.
  • Komunikasi: Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, informasi, dan argumen secara efektif, baik lisan maupun tulisan.

Sarana dan Prasarana

  • Ruang Kelas: Ruangan yang nyaman dan memadai untuk diskusi kelompok.
  • Papan Tulis/Whiteboard: Untuk menuliskan ide, poin-poin penting, dan diagram.
  • Spidol/Alat Tulis: Untuk digunakan di papan tulis atau untuk mencatat.
  • Proyektor & Layar Proyeksi: Untuk menampilkan materi presentasi dan studi kasus.
  • Komputer/Laptop: Untuk pendidik dan peserta didik (minimal beberapa unit untuk kelompok) guna riset sederhana atau mengakses materi digital.
  • Akses Internet: Untuk mencari informasi tambahan dan sumber belajar daring.
  • Lembar Kerja Peserta Didik: Cetak atau format digital untuk aktivitas dekomposisi masalah.
  • Alat Peraga (Opsional): Contoh kasus nyata atau simulasi sederhana yang dapat didekomposisi.

Target Peserta Didik

Modul ajar ini dirancang untuk peserta didik SMK/MAK Kelas 12, khususnya pada jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).

  • Peserta Didik Reguler/Tipikal: Mayoritas peserta didik dengan kemampuan belajar umum.
  • Peserta Didik dengan Kesulitan Belajar: Membutuhkan dukungan lebih, bimbingan individual, atau materi pendamping yang lebih sederhana (diferensiasi proses dan produk).
  • Peserta Didik dengan Capaian Tinggi: Membutuhkan tantangan lebih, seperti studi kasus yang lebih kompleks atau kesempatan untuk membantu rekan sebaya (diferensiasi produk dan konten).

Diasumsikan peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang teknologi informasi dan komunikasi, namun belum tentu familiar dengan konsep berpikir komputasional secara eksplisit.

Model Pembelajaran

Berbasis Masalah (Problem-Based Learning / PBL)

Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Muatan Keterampilan Koding Dan Kecerdasan Artifisial - Pengantar Berpikir Komputasional: Dekomposisi Masalah dalam Kehidupan Sehari-hari selengkapnya

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id
Filter Berdasarkan Tingkat