MODUL AJAR : SEJARAH TINGKAT LANJUT - Menganalisis Signifikansi Historis Peristiwa Kontemporer
Tingkat: SMA/MA
Kelas: 12
Topik : Menganalisis Signifikansi Historis Peristiwa Kontemporer
Penyusun:
LEO WARDO
Tanggal Dibuat: 15 Jul 2026
Profil Lulusan
- Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia: Murid menunjukkan kesadaran akan nilai-nilai luhur dalam setiap peristiwa sejarah dan dampaknya terhadap kemanusiaan.
- Berkebinekaan Global: Murid memahami konteks sejarah global dan dampaknya terhadap keberagaman budaya serta memiliki sikap saling menghargai.
- Bergotong Royong: Murid bekerja sama dalam kelompok untuk menganalisis sumber dan memecahkan masalah sejarah.
- Mandiri: Murid mampu mencari, menganalisis, dan menyimpulkan informasi sejarah secara mandiri.
- Bernalar Kritis: Murid mampu mengevaluasi informasi sejarah secara objektif, mengidentifikasi bias, dan menarik kesimpulan yang logis.
- Kreatif: Murid mampu menyajikan informasi sejarah dengan cara yang inovatif dan relevan, baik secara lisan, tulisan, maupun digital.
Sarana dan Prasarana
- Ruang kelas yang nyaman dan kondusif untuk diskusi kelompok.
- Papan tulis/Whiteboard dan spidol.
- Proyektor LCD dan layar proyektor.
- Komputer/laptop guru dan akses internet.
- Gawai pribadi peserta didik (opsional, disesuaikan kebutuhan untuk pencarian sumber digital).
- Bahan ajar cetak (modul, buku teks, lembar kerja).
- Akses ke perpustakaan sekolah dengan koleksi buku sejarah kontemporer, majalah, atau surat kabar.
- Akses ke sumber daya digital seperti jurnal online, artikel berita daring, atau platform video edukasi.
- Alat tulis dan buku catatan peserta didik.
- Speaker (jika diperlukan untuk pemutaran audio/video).
Target Peserta Didik
Modul ajar ini dirancang untuk peserta didik kelas 12 SMA/MA reguler. Peserta didik diharapkan memiliki kemampuan dasar dalam membaca, menulis, dan berdiskusi. Meskipun demikian, modul ini juga mengakomodasi keberagaman karakteristik peserta didik, meliputi:
- Peserta Didik Reguler: Sebagian besar peserta didik dalam kategori ini, dengan kemampuan belajar umum yang baik dan tidak memiliki kesulitan khusus.
- Peserta Didik dengan Kesulitan Belajar: Peserta didik yang mungkin memerlukan dukungan tambahan, seperti panduan lebih terstruktur, contoh yang lebih banyak, atau bantuan dalam memahami konsep-konsep abstrak. Diferensiasi akan dilakukan melalui bimbingan individual dan penyederhanaan instruksi.
- Peserta Didik dengan Pencapaian Tinggi (Gifted): Peserta didik yang menunjukkan kecepatan dan pemahaman materi di atas rata-rata. Mereka akan diberikan tantangan lebih lanjut melalui pertanyaan pemantik yang lebih kompleks, tugas penelitian tambahan, atau peran sebagai fasilitator dalam diskusi kelompok.
- Peserta didik diharapkan memiliki motivasi untuk belajar sejarah dan terlibat aktif dalam kegiatan diskusi serta analisis.
Model Pembelajaran
Berbasis Masalah (Problem-Based Learning / PBL)
Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Sejarah Tingkat Lanjut - Menganalisis Signifikansi Historis Peristiwa Kontemporer selengkapnya
Login
Masuk dengan belajar.id