MODUL AJAR : BAHASA INDONESIA - Mengidentifikasi Informasi Utama dalam Teks Nonsastra Aural

Tingkat: SMK/MAK

Kelas: 10

Topik : Mengidentifikasi Informasi Utama dalam Teks Nonsastra Aural

Penyusun: Malinda Malinda Malinda Malinda

Tanggal Dibuat: 28 Jul 2026


Profil Lulusan

Pembelajaran ini dirancang untuk mengembangkan dimensi Profil Pelajar Pancasila sebagai berikut:

  • Penalaran Kritis: Peserta didik mampu menganalisis secara mendalam berbagai informasi yang didengar, membedakan antara fakta dan opini, serta mengevaluasi argumen yang disajikan dalam teks aural. Mereka diharapkan dapat menyaring informasi dan mengambil keputusan berdasarkan analisis yang logis.
  • Kreativitas: Peserta didik didorong untuk merumuskan tanggapan yang orisinal dan ide-ide inovatif berdasarkan pemahaman mereka terhadap teks aural. Ini mencakup kemampuan untuk melihat berbagai perspektif dan menyajikan pandangan baru.
  • Kemandirian: Peserta didik mengembangkan kemampuan belajar mandiri, termasuk dalam mencari dan memilah informasi dari berbagai sumber aural, serta mengambil inisiatif dalam memahami materi tanpa selalu bergantung pada bimbingan langsung. Mereka juga diharapkan mampu mengelola diri dan tanggung jawab belajar.

Sarana dan Prasarana

Untuk mendukung kelancaran kegiatan pembelajaran pada pertemuan ini, sarana dan prasarana yang diperlukan meliputi:

  • Perangkat keras: Laptop/komputer, proyektor, speaker aktif atau perangkat audio yang memadai.
  • Media pembelajaran: Klip audio/video teks nonsastra aural (berita radio, pidato singkat, cuplikan podcast edukasi).
  • Alat tulis: Papan tulis/whiteboard, spidol, pulpen, pensil.
  • Bahan ajar: Modul ajar, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), buku teks Bahasa Indonesia Kelas X.
  • Ruang kelas: Ruang kelas yang nyaman, bersih, dan memiliki pencahayaan yang cukup.
  • Jaringan internet: Koneksi internet yang stabil untuk mengakses sumber teks aural jika diperlukan.

Target Peserta Didik

Modul ajar ini dirancang untuk peserta didik kelas 10 SMK/MAK dengan karakteristik sebagai berikut:

  • Peserta didik reguler/tipikal: Umumnya tidak memiliki kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.
  • Kemampuan beragam: Peserta didik dengan gaya belajar yang bervariasi (auditori, visual, dan kinestetik) serta tingkat pemahaman yang berbeda-beda, namun secara umum mampu mengikuti pembelajaran sesuai fase.
  • Kebutuhan scaffolding: Beberapa peserta didik mungkin memerlukan bimbingan atau dukungan tambahan (scaffolding) untuk mengidentifikasi konsep yang lebih kompleks atau dalam merumuskan tanggapan kritis.
  • Kemampuan kolaborasi: Peserta didik diharapkan dapat berkolaborasi secara efektif dalam kelompok serta mampu bekerja secara mandiri.

Model Pembelajaran

Inkuiri (Inquiry-Based Learning)

Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Bahasa Indonesia - Mengidentifikasi Informasi Utama dalam Teks Nonsastra Aural selengkapnya

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id
Filter Berdasarkan Tingkat