MODUL AJAR TEKNIK PEMESINAN
Tingkat: SMK/MAK
Kelas: XI
Penyusun:
MAULANA GIRI ANGGARA
Tanggal Dibuat: 21 Aug 2025
Profil Lulusan
Lulusan dari modul ajar ini diharapkan memiliki dimensi profil lulusan berikut:
- Keimanan dan Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Mampu mensyukuri nikmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa atas kesempatan untuk belajar dan mengembangkan potensi diri dalam bidang teknik, serta menjunjung tinggi etika dan nilai moral dalam setiap tindakan.
- Kewargaan: Bertanggung jawab sebagai warga negara yang baik, peduli terhadap lingkungan kerja dan masyarakat, serta mampu bekerja sama dalam tim.
- Penalaran Kritis: Mampu menganalisis masalah teknis, mengevaluasi informasi, dan mengambil keputusan yang tepat berdasarkan data dan prinsip-prinsip teknik.
- Kreativitas: Mampu mengembangkan ide-ide baru, merancang solusi inovatif, dan menciptakan produk atau proses yang lebih efisien dalam bidang pemesinan.
- Kolaborasi: Mampu bekerja sama secara efektif dengan rekan kerja, berbagi pengetahuan, dan mencapai tujuan bersama dalam proyek tim.
- Kemandirian: Memiliki inisiatif, mampu belajar secara mandiri, mengelola waktu dan sumber daya dengan baik, serta bertanggung jawab penuh atas tugas dan pekerjaannya.
- Kesehatan: Memahami dan menerapkan prosedur keselamatan kerja untuk menjaga kesehatan dan mencegah kecelakaan kerja di lingkungan bengkel.
- Komunikasi: Mampu menyampaikan informasi teknis secara jelas dan efektif, baik lisan maupun tulisan, serta mampu berinteraksi dengan berbagai pihak dalam konteks profesional.
Sarana dan Prasarana
Untuk menunjang kelancaran proses pembelajaran pada modul ajar ini, sarana dan prasarana berikut perlu tersedia:
- Ruang Praktik/Bengkel Pemesinan: Bengkel yang aman, bersih, dan terorganisir dengan sirkulasi udara yang baik.
- Mesin Frais: Mesin frais manual atau CNC (sesuai ketersediaan dan relevansi dengan capaian pembelajaran), dalam kondisi layak pakai dan terawat.
- Alat Potong Frais: Berbagai jenis cutter frais (misalnya end mill, face mill, slot drill) dengan ukuran dan material yang sesuai untuk berbagai aplikasi.
- Alat Ukur Presisi: Jangka sorong, mikrometer, dial indikator, gauge block, dan alat ukur lainnya untuk memastikan kepresisian benda kerja.
- Benda Kerja: Material standar seperti baja karbon, aluminium, atau material lain yang relevan untuk praktik pemesinan.
- Cairan Pendingin: Berbagai jenis cairan pendingin (emulsi, oli potong) dan sistem aplikasinya.
- Alat Pelindung Diri (APD): Kacamata keselamatan, sarung tangan, sepatu keselamatan, penutup telinga, dan pakaian kerja yang standar.
- Perkakas Pendukung: Ragum, klem, jig, fixture, kunci pas, kunci L, palu, sikat pembersih, dll.
- Peralatan Pengasah Alat Potong: Gerinda tangan atau mesin gerinda khusus pengasah cutter (jika praktik pengasahan).
- Media Pembelajaran: Papan tulis/whiteboard, spidol, proyektor, komputer/laptop, dan koneksi internet.
- Dokumentasi dan Referensi: Buku teks, manual mesin, modul praktik, gambar kerja, dan SOP bengkel.
Target Peserta Didik
Modul ajar ini dirancang untuk peserta didik kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan (SMK/MAK) Jurusan Teknik Pemesinan.
- Karakteristik Umum: Peserta didik reguler dengan kemampuan dan minat yang tinggi dalam bidang teknik, khususnya teknik pemesinan.
- Pengetahuan Awal: Diharapkan telah memiliki pemahaman dasar tentang prinsip-prinsip kerja mesin perkakas, pengukuran mekanik, dan prosedur keselamatan kerja di bengkel secara umum.
- Gaya Belajar: Modul ini mengakomodasi berbagai gaya belajar, namun akan lebih efektif bagi peserta didik yang memiliki preferensi belajar kinestetik (praktik langsung) dan visual.
- Diferensiasi: Modul ini dapat diadaptasi untuk peserta didik dengan kebutuhan khusus atau kecepatan belajar yang berbeda, melalui penyesuaian tingkat kesulitan tugas, bantuan individu, atau pengayaan materi.
- Motivasi: Peserta didik yang termotivasi untuk mengembangkan keterampilan praktis di bidang manufaktur dan memiliki ketelitian serta ketekunan dalam bekerja akan sangat terbantu dalam mencapai tujuan pembelajaran.
Model Pembelajaran
Berbasis Proyek (Project-Based Learning)