MODUL AJAR : BAHASA INDONESIA - Mengidentifikasi Gagasan Utama dan Informasi Rinci dalam Teks Nonsastra Aural

Tingkat: SMP/MTs

Kelas: 8,9

Topik : Mengidentifikasi Gagasan Utama dan Informasi Rinci dalam Teks Nonsastra Aural

Penyusun: Nadya Rahmi Nadya Rahmi

Tanggal Dibuat: 07 Jul 2026


Profil Lulusan

  • Keimanan dan Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Peserta didik diharapkan dapat menghargai keberagaman informasi sebagai anugerah Tuhan.
  • Kewargaan: Peserta didik mampu menyimak dan memahami informasi yang relevan untuk berpartisipasi aktif sebagai warga negara yang baik.
  • Penalaran Kritis: Peserta didik dapat menganalisis gagasan dan informasi dari teks aural secara objektif dan logis.
  • Kreativitas: Peserta didik dapat mengembangkan cara-cara kreatif dalam menanggapi atau merangkum informasi yang didengar.
  • Kolaborasi: Peserta didik mampu bekerja sama dalam kelompok untuk menganalisis dan mendiskusikan informasi yang disimak.
  • Komunikasi: Peserta didik terampil menyampaikan gagasan dan tanggapan secara efektif berdasarkan informasi yang telah disimak.

Sarana dan Prasarana

  • Ruang Kelas: Ruangan yang nyaman dan kondusif untuk kegiatan menyimak dan diskusi kelompok.
  • Perangkat Audio: Speaker aktif, komputer/laptop, atau smartphone untuk memutar rekaman audio/video teks aural.
  • Proyektor dan Layar: Untuk menampilkan instruksi, visual pendukung, atau transkrip teks (jika diperlukan).
  • Alat Tulis: Buku tulis, pulpen/pensil untuk mencatat.
  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD): Cetak atau digital untuk aktivitas menyimak dan analisis.
  • Teks Aural: Rekaman berita pendek, pengumuman sekolah, atau cuplikan ceramah informatif yang relevan dengan usia peserta didik.
  • Papan Tulis/Whiteboard: Untuk menulis poin-poin penting atau hasil diskusi.

Target Peserta Didik

Peserta didik yang menjadi target dalam modul ajar ini adalah siswa/i SMP/MTs kelas 8 dan 9 dengan karakteristik sebagai berikut:

  • Peserta Didik Reguler/Tipikal: Peserta didik pada umumnya, tidak memiliki kesulitan belajar yang berarti dan mampu mengikuti proses pembelajaran sesuai fase perkembangannya.
  • Peserta Didik dengan Kesulitan Belajar: Peserta didik yang memiliki hambatan dalam memahami instruksi atau materi, memerlukan bimbingan ekstra, dan mungkin membutuhkan durasi waktu lebih untuk menyelesaikan tugas. Identifikasi akan dilakukan melalui asesmen diagnostik awal.
  • Peserta Didik dengan Pencapaian Tinggi: Peserta didik yang memiliki kecepatan belajar di atas rata-rata dan mampu menguasai materi dengan cepat, sehingga memerlukan tantangan lebih lanjut melalui kegiatan pengayaan.

Dengan identifikasi ini, pendidik dapat melakukan diferensiasi pembelajaran untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan dan potensi peserta didik.

Model Pembelajaran

Berbasis Masalah (Problem-Based Learning / PBL)

Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Bahasa Indonesia - Mengidentifikasi Gagasan Utama dan Informasi Rinci dalam Teks Nonsastra Aural selengkapnya

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id
Filter Berdasarkan Tingkat