MODUL AJAR TEKNIK PEMESINAN
Tingkat: SMK/MAK
Kelas: 11
Penyusun:
OZI RAMADHAN
Tanggal Dibuat: 25 Aug 2025
Profil Lulusan
- Keimanan dan Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Peserta didik diharapkan memiliki sikap religius dan etos kerja yang jujur dalam setiap proses pekerjaan bubut.
- Penalaran Kritis: Peserta didik mampu menganalisis permasalahan teknis dan menemukan solusi yang tepat dalam pemilihan parameter pemotongan dan operasional mesin bubut.
- Kreativitas: Peserta didik mampu mengembangkan ide dan metode baru dalam optimasi proses bubut serta pembuatan profil benda kerja yang kompleks.
- Kolaborasi: Peserta didik mampu bekerja sama dalam tim untuk menyelesaikan proyek pembubutan benda kerja yang kompleks dan berbagi pengetahuan.
- Kemandirian: Peserta didik mampu merencanakan, mempersiapkan, dan melaksanakan pekerjaan bubut secara mandiri dengan bertanggung jawab.
- Kesehatan: Peserta didik memahami dan menerapkan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam setiap aktivitas di bengkel pemesinan.
- Komunikasi: Peserta didik mampu menyampaikan informasi, ide, dan hasil kerja secara efektif, baik lisan maupun tertulis, kepada rekan kerja atau atasan.
Sarana dan Prasarana
- Sarana Utama:
- Mesin bubut konvensional/CNC (jika memungkinkan untuk simulasi atau demonstrasi).
- Set pahat bubut (pahat HSS, karbida).
- Material benda kerja (misalnya: baja ST-37, aluminium).
- Alat ukur presisi (jangka sorong, mikrometer, dial indicator).
- Alat Pelindung Diri (APD) lengkap: kacamata safety, sepatu safety, baju kerja/wearpack.
- Prasarana Pendukung:
- Ruang kelas/bengkel yang nyaman dan aman.
- Whiteboard/papan tulis dan spidol.
- Proyektor dan layar.
- Komputer/laptop dengan akses internet.
- Modul ajar cetak/digital, buku referensi.
- Media visual (poster, bagan parameter pemotongan).
- Sumber daya listrik dan penerangan yang memadai.
Target Peserta Didik
- Peserta Didik Reguler/Tipikal: Peserta didik pada umumnya, tidak memiliki kesulitan belajar yang signifikan, serta memiliki motivasi belajar yang baik.
- Peserta Didik dengan Gaya Belajar Beragam: Memungkinkan bagi peserta didik dengan gaya belajar visual (melalui presentasi dan video), auditori (melalui diskusi dan penjelasan), dan kinestetik (melalui demonstrasi dan praktik).
- Peserta Didik Berkompetensi Awal: Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang keselamatan kerja dan pengenalan alat perkakas tangan, serta memiliki pemahaman dasar tentang mesin perkakas.
- Jumlah Peserta Didik: Idealnya 20-36 peserta didik per kelas/kelompok pembelajaran untuk efektivitas interaksi dan pengawasan.
Model Pembelajaran
Inkuiri (Inquiry-Based Learning)