MODUL AJAR : TEKNIK PEMANASAN, TATA UDARA, DAN PENDINGINAN - Diagnosis Kerusakan Sistem Tata Udara: Kebocoran Refrigeran
Tingkat: SMK/MAK
Kelas: 11,12
Topik : Diagnosis Kerusakan Sistem Tata Udara: Kebocoran Refrigeran
Penyusun:
ROGANDI DAMAYANTO
Tanggal Dibuat: 14 Aug 2026
Profil Lulusan
- Keimanan dan Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Peserta didik diharapkan memiliki sikap jujur, bertanggung jawab, dan amanah dalam setiap pekerjaan, termasuk dalam diagnosis dan perbaikan sistem tata udara.
- Kewargaan: Peserta didik mampu bekerja sama dalam tim, memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara yang profesional.
- Penalaran Kritis: Peserta didik mampu menganalisis permasalahan pada sistem tata udara, mengidentifikasi penyebab kerusakan, dan merumuskan solusi yang tepat berdasarkan data dan informasi.
- Kreativitas: Peserta didik mampu menemukan berbagai pendekatan dalam mendiagnosis dan memperbaiki masalah yang kompleks pada sistem tata udara.
- Kolaborasi: Peserta didik dapat bekerja sama dengan efektif dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas-tugas diagnosis dan perbaikan.
- Kemandirian: Peserta didik mampu mengambil inisiatif dan bertanggung jawab penuh atas tugas-tugas yang diberikan, serta mampu belajar secara mandiri.
- Kesehatan: Peserta didik memahami pentingnya aspek K3LH dalam setiap kegiatan, terutama saat berinteraksi dengan refrigeran dan peralatan kerja.
- Komunikasi: Peserta didik mampu menyampaikan informasi teknis dengan jelas dan efektif, baik secara lisan maupun tulisan, kepada rekan kerja atau pelanggan.
Sarana dan Prasarana
- Ruang Kelas/Laboratorium: Ruang belajar yang nyaman dengan fasilitas multimedia (proyektor, layar, papan tulis interaktif).
- Bengkel/Lab Tata Udara: Unit AC split (sebagai model praktik), unit AC komersial (jika tersedia), alat ukur tekanan manifold gauge, detektor kebocoran refrigeran, pompa vakum, tabung refrigeran, kunci pas, obeng, tang, APD (sarung tangan, kacamata pelindung), alat pemotong pipa, alat flaring, alat bending pipa, multitester.
- Media Pembelajaran: Komputer/laptop, koneksi internet, modul ajar cetak/digital, video tutorial, simulasi perangkat lunak (jika ada), lembar kerja peserta didik (LKPD).
Target Peserta Didik
- Peserta didik reguler/tipikal: Umumnya tidak mengalami kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.
- Peserta didik dengan kesulitan belajar: Memiliki gaya belajar yang beragam, membutuhkan bimbingan lebih intensif.
- Peserta didik dengan pencapaian tinggi: Mampu mencapai capaian pembelajaran lebih cepat dari teman sebaya dan memiliki minat baca/minat belajar tinggi.
- Jumlah peserta didik: Maksimal 36 siswa per kelas.
Model Pembelajaran
Berbasis Masalah (Problem-Based Learning / PBL)
Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Teknik Pemanasan, Tata Udara, Dan Pendinginan - Diagnosis Kerusakan Sistem Tata Udara: Kebocoran Refrigeran selengkapnya
Login
Masuk dengan belajar.id