MODUL AJAR SEJARAH SMK/MAK
Tingkat: SMK/MAK
Kelas: 11
Penyusun:
Teguh Santoso
Tanggal Dibuat: 21 Aug 2025
Profil Lulusan
Modul ajar ini dikembangkan untuk mendukung tercapainya dimensi Profil Pelajar Pancasila berikut pada peserta didik:
- Keimanan dan Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Peserta didik diharapkan dapat menghargai dan memahami nilai-nilai luhur dalam peristiwa sejarah sebagai bentuk ciptaan Tuhan dan tanggung jawab manusia.
- Kewargaan: Membangun kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara melalui pemahaman sejarah bangsa.
- Penalaran Kritis: Peserta didik dilatih untuk menganalisis informasi sejarah, membedakan fakta dan opini, serta mengidentifikasi bias dalam berbagai sumber.
- Kreativitas: Peserta didik didorong untuk menyajikan hasil analisis sejarah dalam bentuk yang inovatif dan menarik (misalnya melalui presentasi, video, atau poster).
- Kolaborasi: Bekerja sama dalam kelompok untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mempresentasikan informasi sejarah.
- Kemandirian: Mampu merencanakan, melaksanakan, dan merefleksikan proses penelitian sejarah secara mandiri.
- Komunikasi: Mengomunikasikan ide dan hasil temuan sejarah secara lisan maupun tulisan dengan jelas dan efektif.
Sarana dan Prasarana
- Ruang kelas yang nyaman.
- Papan tulis/Whiteboard dan spidol.
- Proyektor/Infocus.
- Laptop/Komputer.
- Koneksi internet.
- Buku teks pelajaran Sejarah SMK/MAK Kelas XI.
- Akses ke perpustakaan sekolah atau sumber informasi daring (artikel ilmiah, jurnal, museum digital, arsip nasional).
- Sumber primer dan sekunder sejarah sederhana (misalnya, kutipan naskah proklamasi, foto peristiwa, artikel berita lama, buku sejarah).
- Alat tulis dan buku catatan peserta didik.
- Speaker (opsional, untuk pemutaran audio/video).
Target Peserta Didik
Modul ajar ini dirancang untuk peserta didik SMK/MAK Kelas XI dari Semua Jurusan. Peserta didik diasumsikan memiliki kemampuan dasar membaca, menulis, dan berdiskusi.
- Peserta didik reguler/tipikal: Peserta didik pada umumnya yang tidak mengalami kesulitan dalam memahami materi ajar.
- Peserta didik dengan kesulitan belajar: Peserta didik yang membutuhkan bimbingan lebih intensif atau metode pembelajaran yang disesuaikan (misalnya, penggunaan visual yang lebih banyak, penjelasan berulang, atau tugas yang disederhanakan).
- Peserta didik dengan kecepatan belajar tinggi: Peserta didik yang mampu memahami materi dengan cepat dan siap untuk tantangan lebih lanjut (misalnya, penugasan pengayaan atau diskusi mendalam).
Model Pembelajaran
Inkuiri (Inquiry-Based Learning)