CAPAIAN PEMBELAJARAN AGRIBISNIS PERIKANAN PAYAU DAN LAUT

Tingkat: SMK/MAK

Jumlah JP: 1728

Rasional

Agribisnis Perikanan Payau dan Laut merupakan mata pelajaran yang berisi kemampuan teknis di bidang perikanan yang mendasari penguasaan hard skill dan soft skill serta teknologi di bidang agribisnis perikanan payau dan laut. Mata pelajaran Agribisnis Perikanan Payau dan Laut berfungsi untuk membekali murid agar berpikir kritis dan bersikap positif, baik melalui pengetahuan, keterampilan, dan karakter untuk menemukan berbagai fakta, membangun konsep dan nilai nilai baru sehingga mampu memahami, merencanakan, menerapkan, hingga mengevaluasi kegiatan-kegiatan proses bisnis perikanan, mulai dari pembenihan dan pendederan, pembesaran perikanan air payau dan laut, produksi pakan alami dan pakan buatan, pengelolaan kualitas air dan pencegahan hama penyakit,...

Silahkan login untuk membaca selengkapnya

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id

Capaian Pembelajaran sesuai KEPUTUSAN KEPALA BSKAP NOMOR 046/H/KR/2025 TENTANG CP BARU

Karakteristik

Mata pelajaran Agribisnis Perikanan Payau dan Laut ini menerapkan pengalaman belajar pembelajaran mendalam yaitu memahami, menerapkan dan merefleksi mulai dari komponen keterampilan dan sikap yang terkait dalam proses budi daya perikanan mulai dari ikan bersirip (finfish), udang dan kepiting (crustacea), dan kerang-kerangan (bivalvia) atau komoditas air payau dan laut lainnya. Pada hakikatnya ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan pada mata pelajaran Agribisnis Perikanan Payau dan Laut sebagai berikut : 1. pentingnya passion dan vision yang ditumbuhkan pada murid untuk keberhasilan budi daya; 2. penerapan biosecurity (K3LH) pada setiap tahapan kegiatan budi daya sebagai salah satu prasyarat keberhasilan budi daya; 3. penggunaan sistem teknologi baik secara konvensional dan/atau teknologi modern yang sedang berkembang saat ini pada proses budi daya; 4. pengelolaan kualitas air dan penanganan limbah perikanan dengan sistem instalasi pengolahan limbah (IPAL), antara lain dengan penggunaan probiotik, menggunakan sistem filterisasi, baik secara biologis, fisika, maupun kimia dengan sistem resirkulasi, dan menggunakan sistem ecology; 5. manajemen kesehatan serta manajemen pakan pada kegiatan pemeliharaan ikan sesuai dengan stadia dan jenis ikan; 6. penerapan perkembangan teknologi terkini pada tahapan kegiatan budi daya yang berbeda sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan kearifan lokal dan kebutuhan murid serta kebutuhan dunia kerja serta mengembangkan berbagai inovasi dan perluasan wawasan murid; 7. upaya meningkatkan tingkat kematangan gonad udang (crustacea) pada proses pemijahan dengan penerapan ablasi mata atau penggunaan aplikasi hormon pada kelompok ikan air payau dan laut; 8. upaya peningkatan pertumbuhan pada budi daya ikan dengan menerapkan teknologi terkini pada budi daya ikan payau dan laut seperti proses adaptasi salinitas; 9. lokasi dan tempat pembesaran komoditas payau dan laut perlu disesuaikan dengan habitat dan kebiasaan hidupnya sehingga dapat menggunakan wadah budi daya yang sangat beragam seperti berikut. a. ikan dalam keramba jaring apung; b. udang di tambak dengan penerapan teknologi pada metode adaptasi penebaran benih, metode kontrol anco; dan c. kerang-kerangan dengan teknik metode tancap, metode rakit dan rawai. 10. pentingnya penanganan panen dan pasca panen yang perlu memperhatikan kebiasaan dan fisiologis masing-masing komoditas untuk menjaga kualitas hasil panen; dan 11. pentingnya pendataan secara terukur pada setiap kegiatan budi daya sebagai bahan analisis monitoring dan evaluasi produksi perikanan. Hasil akhir kegiatan agribisnis perikanan payau dan laut adalah produksi ikan payau dan laut, udang, kepiting dan kerang baik ukuran benih maupun ukuran konsumsi sesuai dengan potensi masing-masing daerah. Dari kompetensi yang telah dipelajari tersebut diharapkan dapat menciptakan murid menjadi agripreneur muda dan/atau bekerja di industri perikanan sebagai tenaga kerja jenjang 1 sampai dengan jenjang 3 dikelompokkan dalam jabatan operator sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional sehingga murid tidak hanya memahami, tetapi dapat menerapkan dan melakukan budi daya perikanan payau dan laut. Mata pelajaran Agribisnis Perikanan Payau dan Laut dapat dilakukan dengan berbagai strategi pembelajaran untuk mendukung ketercapaian pembelajaran, antara lain melalui pembelajaran di ruang kelas, laboratorium (laboratorium pakan/laboratorium kualitas air dan hama penyakit/hatchery/kolam/tambak/keramba), unit produksi sekolah ataupun teaching factory, membuat proyek sederhana, kunjungan/praktik di industri perikanan, mendatangkan guru tamu dari mitra dunia kerja, praktik kerja lapangan di dunia kerja bidang perikanan, dan pencarian informasi melalui media digital. Ruang lingkup materi mata pelajaran Agribisnis Perikanan Payau dan Laut meliputi proses bisnis dan perkembangan teknologi, pengelolaan kualitas air dan pengendalian hama penyakit, produksi pakan alami dan pakan buatan, pembenihan, pendederan, pembesaran, penanganan panen dan pasca panen, serta pemasaran hasil komoditas Perikanan payau dan laut. Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran Agribisnis Perikanan Payau dan Laut adalah sebagai berikut:


Elemen Terkait

Elemen Deskripsi Capaian Pembelajaran
Pengelolaan Agribisnis Perikanan Payau dan Laut Meliputi identifikasi kelayakan usaha, analisis peluang usaha, perencanaan produksi, manajemen tata kelola produksi, pelaksanaan produksi, penghitungan estimasi panen, pendataan hasil produksi, peningkatan nilai jual produk perikanan, pemasaran, monitoring, dan evaluasi agribisnis perikanan payau dan laut serta perkembangan teknologi pada kegiatan agribisnis perikanan payau dan laut. • Menerapkan analisis kelayakan dan peluang usaha perikanan. • Menyusun perencanaan dan manajemen produksi perikanan payau dan laut. • Melaksanakan produksi dan menghitung estimasi panen. • Melakukan pendataan hasil produksi dan meningkatkan nilai jual produk. • Menerapkan strategi pemasaran hasil produksi. • Melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan usaha. • Menjelaskan perkembangan teknologi dalam agribisnis perikanan payau dan laut.

Silahkan login untuk melihat semua elemen terkait

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id
Filter Berdasarkan Tingkat