CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA KOREA
Tingkat: SMA/MA
Jumlah JP: 720
Rasional
Bahasa Korea (한국어) adalah bahasa yang digunakan di Semenanjung Korea. Saat ini terdapat sekitar 78 juta penutur bahasa Korea di seluruh dunia termasuk kelompok-kelompok besar di Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang. Bahasa Korea menjadi salah satu bahasa yang paling diminati di seluruh dunia setelah merebaknya gelombang budaya Korea “Hallyu” (Pusat Studi Bahasa Universitas Pattimura, 2024). Bahasa Korea menduduki peringkat ke-12 dalam jumlah penutur di dunia berdasarkan artikel Lembaga Bahasa Internasional Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (Mercy, 2023).
Dengan belajar bahasa Korea, murid dapat mengembangkan diri dan bersaing di dalam maupun luar negeri. Selain itu, dengan kemampuan bahasa Korea, murid...
Capaian Pembelajaran sesuai KEPUTUSAN KEPALA BSKAP NOMOR 046/H/KR/2025 TENTANG CP BARU
Karakteristik
Bahasa Korea memiliki karakteristik yang unik dan universal. Unik karena bahasa Korea memiliki huruf khas bernama hangeul yang menggunakan sistem silabik dan fonetik. Selain itu, bahasa Korea adalah verb-final language, bahasa yang verbanya selalu berada di akhir kalimat. Bahasa Korea juga merupakan bahasa aglutinatif yang melekatkan bentuk-bentuk gramatikal untuk menandai fungsi kata dalam kalimat. Ruang lingkup materi pembelajaran bahasa Korea disesuaikan dengan kesiapan murid. Materi bahasa Korea disusun dengan memperhatikan dua keterampilan dasar, reseptif, dan produktif. Reseptif terdiri atas menyimak dan membaca. Adapun produktif mencakup berbicara dan menulis. Semua elemen ini disusun sesuai dengan standar TOPIK I (Test of Proficiency in Korean I)-level 1. Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran mata pelajaran bahasa Korea adalah sebagai berikut.
Elemen Terkait
Elemen | Deskripsi | Capaian Pembelajaran |
---|---|---|
Menyimak (듣기) | Keterampilan untuk menerima informasi, memberikan apresiasi kepada lawan bicara, dan memahami informasi yang didengar sehingga murid dapat menyampaikan tanggapan secara relevan dan kontekstual. Proses yang terjadi dalam menyimak mencakup kegiatan mendengarkan, mengidentifikasi, memahami, menginterpretasi bunyi bahasa, lalu menyimpulkan makna. Kemampuan berkomunikasi non verbal mencakup seberapa baik murid menangkap makna (tersirat dan tersurat) pada sebuah paparan lisan atau multimodal. | • Memahami informasi umum, selektif, dan terperinci dari teks lisan atau multimodal sederhana tentang kehidupan sehari-hari, lingkungan sekitar, dan lintas budaya. |