CAPAIAN PEMBELAJARAN DASAR-DASAR ANIMASI
Tingkat: SMK/MAK
Jumlah JP: 1728
Rasional
Mata pelajaran Dasar-dasar Animasi merupakan fondasi keahlian dalam program keahlian animasi yang dirancang untuk membekali murid dengan kompetensi teknis, kreativitas, dan kemampuan analitis dalam bidang seni dan ekonomi kreatif. Ruang lingkup pembelajaran mencakup lima aspek utama: (1) Seni Teknologi Animasi (penguasaan perangkat analog/digital 2D/3D), (2) Seni Produksi Animasi (pemahaman alur kerja pra-produksi hingga pasca produksi), (3) Seni Visual dan Komposisi (pengelolaan bidang, bentuk, warna, dan tata letak), (4) Seni Gerak (prinsip gerak dalam produksi animasi), dan (5) Seni Penceritaan (teknik komunikasi ide melalui visual). Materi ini disusun berdasarkan Kepmenaker RI Nomor 173 Tahun 2020 tentang SKKNI Bidang Animasi, dengan capaian...
Capaian Pembelajaran sesuai KEPUTUSAN KEPALA BSKAP NOMOR 046/H/KR/2025 TENTANG CP BARU
Karakteristik
Mata pelajaran Dasar-dasar Animasi berfokus pada pengembangan kompetensi dasar yang esensial bagi tenaga administrasi, arsiparis, resepsionis, dan jabatan terkait, serta membangun pondasi keahlian animasi melalui lima aspek inti: seni teknologi animasi (penguasaan tools digital/non-digital), seni produksi animasi (alur kerja pra-produksi hingga pasca produksi), seni gerak (prinsip animasi dasar), seni visual-komposisi (pengelolaan bentuk, warna, dan tata letak), serta seni penceritaan (konstruksi narasi visual). Pembelajaran ini mengintegrasikan 8 dimensi profil lulusan berbasis pembelajaran mendalam, yakni (1) Keimanan dan Ketakwaan melalui penerapan nilai etis dalam menghormati HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) dan integritas karya; (2) Kewargaan dengan menciptakan konten yang mendukung keberlanjutan lingkungan dan kearifan lokal; (3) Penalaran Kritis dalam menganalisis masalah produksi dan tren industri; (4) Kreativitas untuk merancang solusi visual inovatif; (5) Kolaborasi lintas tim sesuai pipeline kerja industri; (6) Kemandirian dalam mengelola proyek dan mengambil inisiatif; (7) Kesehatan melalui kebiasaan kerja ergonomis dan keseimbangan mental; serta (8) Komunikasi efektif dalam presentasi karya dan koordinasi tim. Melalui pendekatan berbasis proyek, simulasi studio animasi, dan refleksi kritis, capaian pembelajaran tidak hanya menjamin penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk lulusan yang holistik—siap beradaptasi dengan dinamika dunia kerja, berkontribusi pada industri kreatif yang berdaya saing, serta menjunjung nilai moral, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan. Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran Dasar-dasar Animasi adalah sebagai berikut.
Elemen Terkait
Elemen | Deskripsi | Capaian Pembelajaran |
---|---|---|
Wawasan Dunia Kerja Di Bidang Animasi | Meliputi pengembangan pola pikir kreatif untuk menganalisis solusi bisnis yang tepat sasaran, pengelolaan SDM berbasis potensi lokal, serta pemanfaatan media, platform, dan teknologi dalam mendukung proses bisnis industri animasi. Elemen ini juga meliputi pemahaman evolusi teknologi produksi animasi, mulai dari teknik tradisional hingga penerapan teknologi modern seperti Industri 4.0, Internet of Things (IoT), dan kecerdasan artifisial (AI), termasuk dampaknya terhadap efisiensi dan inovasi di industri. Selain itu, aspek ini mencakup pemetaan profesi (seperti animator, storyboard artist), tanggung jawab pekerjaan, peluang kewirausahaan, serta potensi usaha atau pekerjaan yang memerlukan kompetensi animasi. Integrasi ketiga aspek ini bertujuan membangun kemampuan analitis, adaptasi teknologi, dan kesadaran akan dinamika dunia kerja, sekaligus memastikan kesiapan dalam menjawab tantangan karir dan kewirausahaan di bidang animasi. | Menganalisis proses bisnis industri animasi melalui integrasi pola pikir kreatif, pengelolaan SDM berbasis potensi lokal, dan pemanfaatan teknologi dalam ekosistem animasi. Mengevaluasi perkembangan teknologi produksi, mulai dari teknik tradisional hingga penerapan Industri 4.0, IoT, dan AI, serta dampaknya terhadap inovasi profesional. Merancang strategi kewirausahaan dengan memetakan profesi, peluang pasar, dan keterampilan adaptif yang relevan. |