CAPAIAN PEMBELAJARAN DASAR-DASAR BUSANA
Tingkat: SMK/MAK
Jumlah JP: 1728
Rasional
Mata pelajaran Dasar-dasar Busana merupakan mata pelajaran kejuruan yang terdiri dari berbagai ilmu dasar sebagai penentu dalam mempelajari mata pelajaran yang lain dalam program keahlian Busana mencakup pemahaman akan gaya hidup, perubahan selera (tren) hingga proses desain, produksi, dan marketing. Selain itu, sebagai landasan pengetahuan dan keterampilan untuk pembelajaran pada Fase F.
Pelaksanaan pembelajaran Dasar-dasar Busana berpusat pada murid (student-centered learning) dengan dapat menerapkan berbagai pendekatan, strategi, metode, serta model yang sesuai dengan karakteristik kompetensi yang harus dipelajari sehingga dapat menciptakan pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi murid untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas,...
Capaian Pembelajaran sesuai KEPUTUSAN KEPALA BSKAP NOMOR 046/H/KR/2025 TENTANG CP BARU
Karakteristik
Pada hakikatnya mata pelajaran Dasar-dasar Busana fokus pada kompetensi bersifat dasar yang harus dimiliki oleh tenaga keahlian busana yang bukan hanya mencakup keterampilan teknis pembuatan busana namun meliputi sisi kreasi, produksi, dan marketing. Selain itu murid diberikan pemahaman tentang dasar-dasar busana, perkembangan penerapan teknologi dan isu-isu global, profil entrepreneur, job-profile, peluang usaha, dan pekerjaan/profesi. Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran Dasar-dasar Busana adalah sebagai berikut.
Elemen Terkait
Elemen | Deskripsi | Capaian Pembelajaran |
---|---|---|
Wawasan Dunia Kerja Bidang Industri Busana (fesyen) | Meliputi gambaran menyeluruh tentang ekosistem industri mode dan perkembangan terkini dalam dunia fashion, peluang pasar serta profesi kewirausahaan di bidang busana. Murid didorong untuk membangun visi dan passion sebagai calon entrepreneur maupun technopreneur. Pemahaman tentang aspek ketenagakerjaan, serta perkembangan proses produksi pada industri busana (fesyen) mulai dari konvensional hingga penggunaan alat/mesin dengan teknologi modern, baik untuk produksi busana secara massal maupun custom made disertai dengan pengetahuan perawatan peralatan, menjadi bekal keterampilan teknis yang penting. Materi yang mencakup Product Life Cycle dan berbagai model bisnis di industri fashion, berpadu dengan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung inovasi. Isu keberlanjutan sustainable fashion meliputi 3 aspek, yaitu aspek lingkungan, aspek sosial, dan aspek ekonomi. Dampak pemanasan global di sektor fesyen perlu dibahas, guna menumbuhkan kesadaran akan pentingnya praktek industri yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan. | Menganalisis ekosistem industri mode dan perkembangan terkini dalam dunia fashion; menganalisis peluang pasar serta profesi kewirausahaan di bidang busana (fesyen); aspek ketenagakerjaan dan perkembangan proses produksi dari sistem konvensional hingga penggunaan alat/mesin teknologi modern. Menerapkan proses produksi busana baik secara massal maupun custom made; perawatan peralatan; penerapan Product Life Cycle; analisis berbagai model bisnis industri fashion; penerapan teknologi digital untuk mendukung inovasi; serta mengimplementasikan isu keberlanjutan (sustainable fashion) yang mencakup aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Murid juga mampu merumuskan solusi atas dampak pemanasan global di sektor fesyen. |