CAPAIAN PEMBELAJARAN GEOGRAFI

Tingkat: SMA/MA

Jumlah JP: 860

Rasional

Mata pelajaran Geografi diharapkan dapat mengantarkan murid mencapai kemampuan mengidentifikasi, memahami, mengelola dan menganalisis serta mengevaluasi secara keruangan tentang berbagai fenomena geografi fisik dan sosial, termasuk perubahan iklim. Berdasarkan kebijakan yang berlaku saat ini, Profil
Lulusan yang diterapkan terdiri atas 8 (delapan) dimensi sebagai
berikut, yaitu (1) Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan
YME, (2) Kewargaan, (3) Penalaran Kritis, (4) Kreativitas, (5) Kolaborasi, (6) Kemandirian, (7) Kesehatan, dan (8) Komunikasi. Dimensi profil lulusan merupakan kompetensi utuh yang harus dimiliki oleh setiap murid setelah menyelesaikan pembelajaran dan pendidikan. Mata pelajaran Geografi memiliki kedudukan yang penting sebagai salah satu mata pelajaran yang dapat...

Silahkan login untuk membaca selengkapnya

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id

Capaian Pembelajaran sesuai KEPUTUSAN KEPALA BSKAP NOMOR 046/H/KR/2025 TENTANG CP BARU

Karakteristik

Mata pelajaran Geografi berorientasi pada penguatan keilmuan geografi dan wawasan kewilayahan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan mengedepankan pembentukan karakter, proses berpikir ilmiah, serta memahami anugerah Tuhan yang memberikan kelimpahan sumber daya alam dengan ragam perbedaan wilayah dalam perspektif keruangan. Bidang ilmu geografi pada dasarnya mempelajari berbagai komponen fisik serta makhluk hidup (tumbuhan, hewan, dan manusia) di permukaan bumi ditinjau dari persamaan dan perbedaan wilayah yang terbentuk akibat proses interaksi dan interelasi. Untuk mempermudah mempelajarinya, para ahli geografi merumuskan berbagai persoalan keruangan (spatial problems) melalui serangkaian pertanyaan sebagai berikut. Apa jenis fenomenanya? Kapan terjadinya? Di mana fenomena tersebut terjadi? Bagaimana dan mengapa fenomena tersebut terjadi di suatu wilayah dan tidak terjadi di wilayah lain? Dalam ranah keilmuan, geografi adalah ilmu yang mempelajari variasi keruangan, proses, dan penyebab perbedaan antara suatu tempat dengan tempat lain di permukaan bumi. Dari perspektif interaksi keruangan, geografi didefinisikan sebagai ilmu yang mengkaji permukaan bumi dan fenomena kehidupan yang berada di atasnya serta interaksi di antara keduanya dalam perspektif spasial yang membentuk pola, struktur, proses, serta pengorganisasian dalam ruang dan waktu. Dengan demikian, geografi dapat ditempatkan sebagai ilmu yang mempelajari perbedaan karakteristik ruang di permukaan bumi yang perlu diatur pemanfaatannya agar dapat mendukung kehidupan berbagai makhluk hidup secara berkelanjutan. Lebih lanjut, dalam konteks pendidikan, geografi adalah disiplin ilmu yang membekali murid dengan pemahaman mendalam tentang interaksi keruangan antara lingkungan dan manusia melalui analisis spasial dalam rangka perencanaan, pengelolaan, dan pemanfaatan ruang secara berkelanjutan. Dari penjelasan tersebut, mata pelajaran Geografi mudah dipahami karena mengkaji tentang fenomena keseharian yang dialami murid. Jika Geografi hanya diajarkan menggunakan metode ceramah, murid akan merasa bosan dan kurang termotivasi. Materi pelajaran yang sudah dikenali oleh murid akan lebih tepat jika dipelajari menggunakan metode pembelajaran aktif untuk meningkatkan pemahaman lebih lanjut. Metode pembelajaran aktif, seperti diskusi, studi kasus, proyek, dan observasi lapangan akan lebih efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis murid-murid. Mata pelajaran Geografi akan menarik jika pendidik mengajak murid untuk menggunakan pengetahuan yang telah dimiliki sesuai prinsip pembelajaran mendalam. Pada elemen pemahaman konsep, secara eksplisit telah dijelaskan bahwa untuk menganalisis permasalahan atau fenomena geografis, sebaiknya murid memanfaatkan pengetahuan geografi dan teknologi geospasial berupa peta, penginderaan jauh, dan Sistem Informasi Geografis. Hal ini dapat dilakukan untuk memperoleh pemahaman yang akurat mengenai pola, proses, dan dinamika pada wilayah kajian. Selain itu, pada elemen keterampilan proses juga ditegaskan bahwa pembelajaran diarahkan untuk mencari dan menemukan jawaban dari suatu masalah. Berikut ini adalah elemen pada mata pelajaran Geografi dan deskripsinya. Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran Geografi adalah sebagai berikut.


Elemen Terkait

Elemen Deskripsi Capaian Pembelajaran
Pemahaman Konsep Pemahaman konsep merupakan pemahaman terhadap Geografi yang berhubungan dengan konsep-konsep ilmu geografi dan fenomena geografi keseharian yang bercirikan keruangan, kewilayahan, dan kebhinekaan. Murid memanfaatkan pengetahuan geografi dan teknologi geospasial berupa peta, penginderaan jauh, dan sistem informasi geografis dalam menganalisis permasalahan atau fenomena geografis. Murid mampu memahami keuntungan dari posisi strategis wilayah Indonesia dari sisi astronomis, geografis, geologis, dan pemanfaatan sumber daya alam. Murid memahami pola keanekaragaman hayati Indonesia dan dunia. Murid memahami karakteristik geografi penduduk di wilayah Indonesia. Murid memahami perubahan iklim, kebencanaan, dan lingkungan hidup sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kondisi alam Indonesia. Murid juga memahami peran studi keruangan dalam menganalisis konsep kewilayahan, pembangunan, dan kerja sama antarnegara. 1. Pemahaman Konsep Murid mampu: Menganalisis keuntungan dari posisi strategis wilayah Indonesia dari sisi astronomis, geografis, dan geologis, serta pemanfaatan sumber daya alam yang ada. Memahami pola keanekaragaman hayati Indonesia dan dunia. Memahami karakteristik geografi penduduk di wilayah Indonesia. Memahami perubahan iklim, kebencanaan, dan lingkungan hidup sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kondisi alam Indonesia. Memahami kewilayahan dan pembangunan serta kerja sama antarnegara.

Silahkan login untuk melihat semua elemen terkait

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id
Filter Berdasarkan Tingkat