CAPAIAN PEMBELAJARAN KRIYA KREATIF LOGAM DAN PERHIASAN

Tingkat: SMK/MAK

Jumlah JP: 1728

Rasional

Mata pelajaran Kriya Kreatif Logam dan Perhiasan merupakan mata pelajaran kejuruan berisi elemen-elemen keahlian pembuatan perhiasan, dekorasi dan ketok pembentukan, pengecoran logam, pengelasan, dan pembubutan. Posisi mata pelajaran tersebut dalam struktur kurikulum berada di Fase F. Mata pelajaran ini memampukan murid untuk: (1) melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, prosedur kerja yang lazim dilakukan, dan menunjukkan kinerja dengan mutu yang terukur di bawah pengawasan; (2) menguasai pengetahuan operasional dasar, keterampilan, dan pengetahuan faktual bidang kerja yang spesifik sesuai dengan kebutuhan industri sehingga mampu memilih penyelesaian yang tersedia terhadap masalah yang lazim timbul; dan (3) bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri...

Silahkan login untuk membaca selengkapnya

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id

Capaian Pembelajaran sesuai KEPUTUSAN KEPALA BSKAP NOMOR 046/H/KR/2025 TENTANG CP BARU

Karakteristik

Mata pelajaran Kriya Kreatif Logam dan Perhiasan memperhatikan budaya lokal, nasional, dan global sehingga murid mampu menciptakan karya kriya kreatif logam dan perhiasan secara kreatif, inovatif, kolaboratif/gotong royong, mandiri sesuai dengan minat, bakat, dan gaya masing-masing. Selain itu, ada beberapa kompetensi keahlian yang harus dikuasai murid, yaitu pembuatan perhiasan, teknik dekorasi dan ketok pembentukan, teknik pengecoran logam, serta teknik pengelasan dan pembubutan. Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran Desain dan Produksi Kriya Kreatif Logam dan Perhiasan adalah sebagai berikut.


Elemen Terkait

Elemen Deskripsi Capaian Pembelajaran
Pembuatan Perhiasan Meliputi pemahaman dan penerapan murid terkait K3LH dan 5R; pengelolaan bahan logam pelat; pemotongan bahan logam kawat diameter 1 mm sampai dengan 3mm; penekukan bahan logam kawat diameter 1 mm sampai dengan 3 mm; pencanaian dengan teknik menggilas di antara dua landasan baja yang berputar (rolling mill) untuk mengejar bentuk yang diinginkan; pencanaian dengan teknik menarik logam dari suatu plat baja yang berlubang; pembuatan perhiasan tanpa permata, perhiasan dengan batu mulia potongan polos (potongan batu cembung), perhiasan dengan batu permata potongan bersegi (potongan batu segi); pematrian dengan teknik patri keras, teknik pengikiran; pengecoran perhiasan, pemolesan dengan mesin poles yang merupakan bagian dari proses finishing produk kriya logam; dan pelapisan untuk pelindung permukaan logam (coating). • Menerapkan K3LH dan 5R. • Menerapkan pengelolaan bahan logam pelat. • Menerapkan pemotongan bahan logam kawat diameter 1 mm sampai dengan 3 mm. • Menerapkan penekukan bahan logam kawat diameter 1 mm sampai dengan 3 mm. • Menerapkan pencanaian dengan teknik: ◦ Menggilas di antara dua landasan baja yang berputar (rolling mill) untuk mengejar bentuk yang diinginkan ◦ Menarik logam dari suatu plat baja yang berlubang • Menerapkan pembuatan perhiasan: ◦ Tanpa permata ◦ Dengan batu mulia potongan polos (potongan batu cembung) ◦ Dengan batu permata potongan bersegi (potongan batu segi) • Menerapkan pematrian dengan teknik patri keras. • Menerapkan pengecoran perhiasan. • Menerapkan pemolesan dengan mesin poles yang merupakan bagian dari proses finishing produk kriya logam. • Menerapkan pelapisan untuk pelindung permukaan logam (coating).

Silahkan login untuk melihat semua elemen terkait

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id
Filter Berdasarkan Tingkat