CAPAIAN PEMBELAJARAN MUATAN KETERAMPILAN PERTANIAN TERPADU
Tingkat: SMP/MTs
Jumlah JP: 64
Rasional
Keterampilan Pertanian Terpadu merupakan penerapan ilmu pengetahuan budidaya pertanian, budidaya peternakan, budidaya perikanan, ekonomi, dan kewirausahaan yang dilakukan secara terpadu. Keterampilan Pertanian Terpadu memberikan keterampilan melalui pengembangan kompetensi mengobservasi, merencanakan, mengelola, dan memproduksi produk pertanian terpadu yang berdampak terhadap produksi optimal, dengan pertanian yang ramah lingkungan, serta meningkatkan keberlanjutan ekonomi dan sosial secara terintegrasi antar bidang (pertanian, perikanan, dan peternakan). Komponen Pertanian Terpadu meliputi bidang pertanian, bidang peternakan, dan bidang perikanan yang membentuk sistem yang terstruktur dan siklus yang membuat hasil/produksi secara optimal.
Muatan Keterampilan Pertanian Terpadu dalam kurikulum saat ini berada pada Kelompok Pemberdayaan dan Keterampilan yang berorientasi pada...
Capaian Pembelajaran sesuai KEPUTUSAN KEPALA BSKAP NOMOR 046/H/KR/2025 TENTANG CP BARU
Karakteristik
Muatan keterampilan pertanian terpadu adalah sistem budidaya yang menggabungkan kegiatan pertanian, peternakan, dan perikanan pada satu lahan yang sama dan saling menguntungkan. Sistem budi daya seperti ini merupakan strategi yang dilakukan dalam menghadapi tantangan perubahan lingkungan yang mengancam ketersediaan pangan. Pengelolaan budidaya dalam sistem pertanian terpadu dilakukan dengan cara menggunakan ulang dan mendaur ulang produk limbah yang dihasilkan seperti daun atau sisa bagian-bagian tanaman dan kotoran ternak/ikan. Prinsip dari kegiatan itu adalah untuk menciptakan ekosistem sebagaimana alam bekerja. Capaian Pembelajaran muatan keterampilan pertanian Terpadu memiliki empat elemen yang menggambarkan tahapan/tingkatan level, yaitu observasi dan eksplorasi, desain/perencanaan, produksi, serta promosi dan pemasaran. Keempat elemen tersebut saling terhubung sebagai suatu kegiatan utuh. Hasil observasi dan eksplorasi digunakan untuk membuat desain/perencanaan. Desain/perencanaan menjadi gambaran untuk melaksanakan produksi dan hasil produksi menjadi produk dalam kegiatan promosi dan pemasaran. Hasil kegiatan promosi dan pemasaran dapat dievaluasi dan dijadikan sebagai bahan pengembangan alur kegiatan pembelajaran pada fase berikutnya. Empat elemen yang dilaksanakan merupakan kegiatan yang terstruktur dan terorganisasi sehingga dapat mewujudkan delapan dimensi profil lulusan. Hubungan keempat elemen tersebut disajikan dalam diagram alur sebagai berikut. Selanjutnya, penjabaran elemen ke dalam kompetensi Pertanian Terpadu disusun berdasarkan ruang lingkup dan mengikuti sistem kerja produksi dengan memperhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Hidup (K3LH). Penyusunan kompetensi pertanian terpadu dimulai pada Fase A sampai dengan Fase F. Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran pertanian terpadu adalah sebagai berikut.
Elemen Terkait
Elemen | Deskripsi | Capaian Pembelajaran |
---|---|---|
Observasi dan Eksplorasi | Observasi dan eksplorasi adalah pengamatan dan penggalian informasi (bahan, alat, dan teknik) secara sistematis dan kontekstual untuk memperoleh peluang produksi dan pengembangan produk pertanian terpadu sesuai dengan kearifan lokal dengan memperhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta lingkungan hidup (K3LH). | • Menemukan jenis-jenis tanaman dan hewan yang dibudidayakan (ikan atau hewan ternak) yang berpotensi dalam budi daya pertanian terpadu sesuai dengan konteks daerah setempat dengan memperhatikan K3LH. |