CAPAIAN PEMBELAJARAN MUATAN PEMBERDAYAAN
Tingkat: SMK/MAK
Jumlah JP: 72
Rasional
Perubahan capaian pembelajaran muatan pemberdayaan diperlukan tidak hanya menjadi keharusan, melainkan sebuah transformasi esensial yang mendorong pembelajaran mendalam. Hal ini bertujuan untuk membekali murid dengan kapasitas merefleksikan, mengontekstualisasikan, dan mengaplikasikan pengetahuan secara holistik, melampaui hafalan semata. Dengan demikian, murid akan memperoleh daya kritis, adaptabilitas, dan inovasi yang menjadi fondasi utama untuk berdaya secara individu maupun kolektif dalam menghadapi kompleksitas dunia yang terus berkembang.
Muatan pemberdayaan merupakan upaya untuk mengembangkan kompetensi, kreativitas, dan kebebasan berkarya murid sehingga mereka memperoleh daya, kekuatan, dan kemampuan untuk membuat keputusan, serta menampilkan tindakan yang akan dilakukannya. Pemberdayaan memuat kompetensi untuk menumbuhkan kesadaran, harga diri, dan...
Capaian Pembelajaran sesuai KEPUTUSAN KEPALA BSKAP NOMOR 046/H/KR/2025 TENTANG CP BARU
Karakteristik
Karakteristik pembelajaran Muatan Pemberdayaan pada pendidikan kesetaraan dibagi ke dalam lima elemen, yaitu kesadaran diri, harga diri, kepercayaan diri, partisipasi aktif, dan akses terhadap pengambilan keputusan. Karakteristik Muatan Pemberdayaan memperhatikan aspek tumbuh kembang murid atau perkembangan secara psikologis. Hal ini memiliki makna bahwa pengembangan diri murid (yang digambarkan melalui lingkup materi) dapat dilaksanakan secara berulang pada setiap fasenya sehingga murid mengalami peningkatan sikap untuk mendukung kapasitasnya. Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran Muatan Pemberdayaan adalah sebagai berikut:
Elemen Terkait
Elemen | Deskripsi | Capaian Pembelajaran |
---|---|---|
Kesadaran diri | Kesadaran diri adalah kemampuan seseorang untuk mengenali, memahami, dan menerima diri sendiri secara menyeluruh termasuk pikiran, perasaan, perilaku, kekuatan dan kelemahannya. Ciri dari berkembangnya kesadaran diri yaitu, menampilkan, membangun dan merefleksi identitas dirinya, minat, potensi, pikiran dan perasaan secara jelas, rasional, dan argumentatif untuk menyampaikan dan mempertahankan pendapat, mengendalikan diri, serta mengenali kekuatan dirinya. | • Merefleksikan identitas diri, perasaan, pendapat, minat dan potensi diri secara jelas, rasional, dan argumentatif berdasarkan referensi, serta cara pengendalian dan pengembangan diri pada konteks lingkungan keluarga dan satuan pendidikan. • Merefleksikan identitas diri, perasaan, pendapat, minat dan potensi diri secara jelas, rasional, dan argumentatif berdasarkan referensi serta cara pengendalian dan pengembangan diri pada konteks lingkungan keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat. |