CAPAIAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI HINDU

Tingkat: SMP/MTs

Jumlah JP: 108

Rasional

Agama Hindu merupakan sumber nilai yang menjadi acuan moralitas dalam menumbuhkembangkan Sraddha dan Bhakti serta budi pekerti. Nilai-nilai tersebut diimplementasikan melalui Tri Kerangka Dasar agama Hindu, yaitu Tattwa, Susila, dan Acara yang merujuk pada kitab suci Weda sebagai sumber ajaran dan sejarah Agama Hindu sebagai refleksi kehidupan untuk mencapai Moksartham Jagadhita Ya Ca Iti Dharma sebagai tujuan agama Hindu.

Ajaran agama Hindu berfungsi sebagai kendali bagi umatnya untuk menghadapi berbagai tantangan masa depan. Internalisasi ajaran-ajaran Hindu dilaksanakan melalui Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti untuk mewujudkan murid yang cerdas, religius, kolaboratif, dan berdaya saing selaras dengan dimensi profil lulusan.

Murid...

Silahkan login untuk membaca selengkapnya

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id

Capaian Pembelajaran sesuai KEPUTUSAN KEPALA BSKAP NOMOR 046/H/KR/2025 TENTANG CP BARU

Karakteristik

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti merupakan mata pelajaran yang menitikberatkan pada aspek Tattwa yang mencakup pengetahuan, penumbuhkembangan aspek Susila yang mencakup sikap dan kepribadian, dan aspek Acara sebagai bentuk keterampilan melalui praktik-praktik keagamaan yang bersumber pada ajaran agama Hindu. Ketiga aspek tersebut merupakan bagian dari Tri Kerangka Dasar Agama Hindu yang dikembangkan menjadi 5 (lima) elemen berdasarkan pada rasional dan tujuan mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti. Kelima elemen dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti terdiri dari: Kitab Suci Weda, Sraddha dan Bhakti, Susila, Acara, dan Sejarah Agama Hindu. Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti adalah sebagai berikut.


Elemen Terkait

Elemen Deskripsi Capaian Pembelajaran
Kitab Suci Weda Kitab Suci Weda adalah sumber ajaran Agama Hindu yang berasal dari wahyu Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa. Kitab Suci Weda ini bersifat Sanatana (abadi) dan Nutana (fleksibel sesuai kearifan lokal yang ada), Apauruseya (bukan karangan manusia), dan Anadi Ananta (tidak berawal dan tidak berakhir). Kodifikasi Kitab Suci Weda oleh Maharsi Wyasa terdiri dari 2 bagian utama, yaitu Weda Sruti dan Weda Smerti. 7. Weda Sruti Weda Sruti adalah wahyu yang didengarkan secara langsung oleh para maharsi. Weda Sruti terdiri dari kitab Mantra (Reg Weda, Yajur Weda, Sama Weda, dan Atharwa Weda), Brahmana, Aranyaka, dan Upanisad. 8. Weda Smerti Weda Smerti adalah Weda yang berdasarkan ingatan maharsi dan Bhasya (penjelasan) dari Weda Sruti, yang terdiri dari: Wedangga, Upaweda, dan Nibandha. • Memahami Upaweda, Wedangga, dan Nibhanda.

Silahkan login untuk melihat semua elemen terkait

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id
Filter Berdasarkan Tingkat