CAPAIAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI KATOLIK

Tingkat: SMP/MTs

Jumlah JP: 108

Rasional

Tugas pendidikan, pada umumnya termasuk pendidikan iman, merupakan tanggung jawab utama dan pertama orang tua di dalam keluarga. Dalam keluarga, anak-anak, sebagai pribadi, mendapat pengalaman pertama tentang pengenalan Yesus dan berbakti kepada Allah, kasih sayang kepada sesama dalam gereja dan masyarakat umum (bdk. Deklarasi Gravissimum Educationis Art.) 3). Pengalaman iman dan pengalaman nilai-nilai baik ini akan lebih terstruktur dalam kegiatan pembelajaran di lingkungan satuan pendidikan dan lingkungan gereja sebagai umat Allah. Pendidikan iman Katolik dalam lingkungan satuan pendidikan diintegrasikan dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti.

Negara menjamin pelaksanaan Pendidikan Agama dan Budi Pekerti di satuan pendidikan sesuai...

Silahkan login untuk membaca selengkapnya

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id

Capaian Pembelajaran sesuai KEPUTUSAN KEPALA BSKAP NOMOR 046/H/KR/2025 TENTANG CP BARU

Karakteristik

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti berusaha memperkenalkan Allah yang Maha Kuasa dan Maha Rahim dalam diri Yesus Kristus kepada murid tingkat dasar dan menengah agar mereka menjadi manusia beriman. Usaha ini dilakukan fase demi fase dalam capaian pembelajaran melalui pendalaman materi-materi esensial yang terwujud dalam empat elemen, yaitu pribadi peserta didik, Yesus Kristus, gereja, dan masyarakat. Tujuannya agar murid dapat menerima Yesus Kristus melalui ungkapan iman dalam doa-doa, ibadat, dan perayaan sakramen-sakramen. Murid mewujudkan iman dalam hidup bermasyarakat yang beraneka ragam budaya, suku, dan agama, berakhlak mulia demi mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti adalah sebagai berikut.


Elemen Terkait

Elemen Deskripsi Capaian Pembelajaran
Pribadi Peserta Didik Elemen ini membahas tentang diri peserta didik yang diciptakan secitra dengan Allah sebagai laki-laki atau perempuan yang memiliki kemampuan dan keterbatasan, yang dipanggil untuk membangun relasi dengan sesama serta lingkungannya sesuai dengan ajaran iman Katolik agar peserta didik menjadi pribadi yang tangguh imannya di tengah masyarakat. • Memahami manusia sebagai citra Allah yang unik, sebagai laki-laki dan perempuan; memahami kemampuan dan keterbatasan; memahami diri yang tumbuh dan berkembang karena peran keluarga, teman, satuan pendidikan, dan gereja.

Silahkan login untuk melihat semua elemen terkait

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id
Filter Berdasarkan Tingkat