CAPAIAN PEMBELAJARAN SEJARAH TINGKAT LANJUT

Tingkat: SMA/MA

Jumlah JP: 900

Rasional

Mata Pelajaran Sejarah tingkat lanjut merupakan mata pelajaran kelompok pilihan di jenjang SMA pada Fase F (Kelas 11 dan 12), yang mengkaji kehidupan manusia dalam ruang dan waktu, mencakup berbagai peristiwa sejarah yang terjadi di dunia sebagai lanjutan serta pendalaman dan perluasan dari mata pelajaran Sejarah kelompok umum. Mata pelajaran Sejarah tingkat lanjut difokuskan pada substansi sejarah dunia dengan perspektif global yang direkonstruksi dan dikembangkan dari muatan global yang terkandung pada materi-materi di mata pelajaran Sejarah kelompok umum. Mata pelajaran Sejarah tingkat lanjut dalam pembelajarannya bercirikan kewilayahan, jaringan, pertukaran, imperium, diakronis (kronologis), sinkronis, tematis, multidisipliner, konektivitas, dan secara khusus dapat...

Silahkan login untuk membaca selengkapnya

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id

Capaian Pembelajaran sesuai KEPUTUSAN KEPALA BSKAP NOMOR 046/H/KR/2025 TENTANG CP BARU

Karakteristik

Karakteristik mata pelajaran Sejarah tingkat lanjut yang paling esensial adalah mempelajari kehidupan awal manusia hingga berbagai peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah dunia, yang memiliki keterkaitan dengan perkembangan sejarah di Indonesia, secara saintifik dan kritis menggunakan pendekatan ilmu sejarah. Mata pelajaran Sejarah tingkat lanjut berorientasi pada sejarah dunia dengan perspektif global. Mata pelajaran Sejarah tingkat lanjut juga dibangun dari konsep dasar manusia sebagai aktor yang menciptakan sejarah, ruang sebagai tempat terjadinya peristiwa, dan waktu yang menggambarkan hubungan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan. Mata pelajaran Sejarah tingkat lanjut mengedepankan proses berpikir sejarah dengan kriteria sebagai berikut. Signifikansi sejarah: seberapa penting sebuah peristiwa bagi masyarakat pada saat peristiwa terjadi (importance); seberapa dalam pengaruh peristiwa tersebut terhadap kehidupan masyarakat pada masa itu (profundity); seberapa banyak kehidupan yang terpengaruh oleh peristiwa (quantity), seberapa lama pengaruhnya bagi masyarakat (durability); seberapa penting sebuah peristiwa sehingga dapat digunakan untuk memahami kehidupan masa kini (relevance). Pencarian sumber sejarah: mencari informasi masa lalu dari sumber primer dan sekunder (identifikasi); menganalisa motif seseorang dalam membuat sumber sejarah (atribusi); memahami jiwa zaman atau konteks dari sebuah sumber sejarah (kontekstualisasi); menguji validitas dan reliabilitas sumber sejarah melalui sintesa atau perbandingan antar sumber sezaman (koroborasi). Perubahan, keberlanjutan dan keberulangan: memahami peristiwa sejarah dalam dimensi masa lalu, masa kini, dan masa depan; menganalisis aspek-aspek yang mengalami perubahan, keberlanjutan, dan keberulangan; menganalisis faktor-faktor yang memicu perubahan, keberlanjutan, dan keberulangan; menganalisis dampak dari perubahan, keberlanjutan, dan keberulangan. Perkembangan dan keruntuhan: memahami peristiwa sejarah dalam dimensi masa lalu, masa kini, dan masa depan; menganalisis aspek-aspek yang mengalami perkembangan; menganalisis faktor-faktor yang memicu perkembangan; menganalisis dampak perkembangan; menganalisis aspek-aspek yang mengalami keruntuhan; menganalisis faktor-faktor yang memicu keruntuhan; menganalisis dampak keruntuhan. Keruangan sejarah: memahami lingkup peristiwa sejarah global, nasional, dan lokal; menganalisis hubungan atau keterkaitan antara sejarah global, nasional, dan lokal; menganalisis dampak peristiwa sejarah dari sisi global, nasional, dan lokal. Empati dan keputusan moral: melihat peristiwa dalam konteks ketika peristiwa terjadi; memahami peristiwa dari perspektif pelaku peristiwa; mengevaluasi peristiwa masa lalu sebagai bahan pelajaran di masa sekarang; mengambil nilai-nilai yang hidup dan dianut pada masa lalu untuk bahan refleksi dalam kehidupan masa kini. Pelaku sejarah: memahami biografi pelaku sejarah; memahami motif pelaku sejarah; memahami dimensi pemikiran pelaku sejarah; memahami dimensi kebatinan pelaku sejarah; memahami dimensi tindakan dan karya pelaku Sejarah. Pada Fase F, penekanan substansi diarahkan pada pemahaman sejarah dunia berwawasan global, keterkaitan dan pengaruhnya terhadap Indonesia, serta kontekstualisasinya dalam pembentukan keindonesiaan. Tema-tema khusus seperti sejarah kebudayaan, sejarah intelektual, sejarah teknologi, sejarah sosial, sejarah ekonomi, sejarah politik, sejarah militer, sejarah maritim, sejarah agraria, sejarah lingkungan, sejarah pandemi, sejarah kesehatan, dan lain sebagainya dapat diajarkan secara terintegrasi dalam materi-materi esensial mulai dari asal usul manusia dan peradaban-peradaban besar dunia, pemikiran-pemikiran besar dunia, revolusi-revolusi besar dunia, perang dunia I dan II, perang dingin, dan peristiwa-peristiwa kontemporer dunia sampai abad-21. Elemen dan deskripsi elemen mata pelajaran Sejarah Tingkat Lanjut adalah sebagai berikut.


Elemen Terkait

Elemen Deskripsi Capaian Pembelajaran
Pemahaman Konsep Murid memahami peristiwa-peristiwa penting yang terjadi dalam perjalanan sejarah dunia mulai asal usul manusia dan peradaban-peradaban besar dunia, pemikiran-pemikiran besar dunia, revolusi-revolusi besar dunia, perang dunia I dan perang dunia II, perang dingin, dan peristiwa-peristiwa kontemporer dunia sampai abad-21 menggunakan pendekatan ilmu sejarah. 1. Pemahaman Konsep Menunjukkan kesadaran sejarah melalui proses berpikir sejarah, pemahaman yang empatik melalui kegiatan literasi sejarah, meneliti dan menulis sejarah, serta mengaplikasikan sejarah dunia berwawasan global yang dikaitkan dengan sejarah Indonesia, sehingga menghasilkan proyek sejarah dalam bentuk produk digital atau nondigital. Kompetensi ini dikuasai setelah murid mempelajari berbagai peristiwa sejarah dunia, mulai dari asal-usul manusia, peradaban-peradaban besar dunia, pemikiran-pemikiran besar dunia, revolusi-revolusi besar dunia, Perang Dunia I dan II, Perang Dingin, hingga peristiwa-peristiwa kontemporer dunia sampai abad ke-21.

Silahkan login untuk melihat semua elemen terkait

Login Masuk dengan belajar.id Masuk dengan belajar.id
Filter Berdasarkan Tingkat