Profil Guru
BAYU ANGGA FEBRIAN
,
Guru Pertama
Artikel Inspiratif
The AIDS Memorial Quilt: Kain Raksasa yang Mengenang Korban dan Mengubah Kesadaran Publik
The AIDS Memorial Quilt: Kain Raksasa yang Mengenang Korban dan Mengubah Kesadaran Publik Dalam lanskap seni dan aktivisme, ada karya yang melampaui estetika semata, menjadi sebuah monumen bergerak yang sarat makna. Salah satunya adalah The AIDS Memorial Quilt, sebuah selimut raksasa yang terbuat dari ribuan panel kain yang dijahit menjadi...
Baca SelengkapnyaRahasia Tersembunyi di Balik Papan Tulis: Mengapa Kesehatan Mental Guru Adalah Kunci Sukses Pendidikan Anak Anda
Rahasia Tersembunyi di Balik Papan Tulis: Mengapa Kesehatan Mental Guru Adalah Kunci Sukses Pendidikan Anak Anda Di balik setiap ruang kelas yang bising dengan tawa dan celotehan anak-anak, berdiri seorang figur penting yang sering kali menjadi fondasi bagi masa depan mereka: guru. Kita sering fokus pada kesehatan fisik dan mental...
Baca SelengkapnyaSugata Mitra: Hole in the Wall – belajar mandiri tanpa guru langsung.
Sugata Mitra: Hole in the Wall – Belajar Mandiri Tanpa Guru LangsungDalam lanskap sejarah pendidikan, beberapa ide muncul dengan kekuatan untuk menantang paradigma yang sudah mendarah daging. Salah satunya adalah eksperimen revolusioner yang dipelopori oleh Profesor Sugata Mitra pada akhir 1990-an, dikenal sebagai proyek “Hole in the Wall” (HiTW). Proyek...
Baca SelengkapnyaRevolusi Pendidikan di Estonia: Teknologi sebagai Tulang Punggung Sekolah
Revolusi Pendidikan di Estonia: Teknologi sebagai Tulang Punggung Sekolah Di jantung Baltik, sebuah negara kecil bernama Estonia telah lama dikenal sebagai salah satu negara paling maju secara digital di dunia. Namun, revolusi digitalnya tidak hanya terbatas pada layanan publik dan bisnis; ia telah meresap jauh ke dalam fondasi sistem pendidikannya,...
Baca SelengkapnyaBukan Aib! Mengapa Bicara Kesehatan Mental Itu Penting?
Bukan Aib! Mengapa Bicara Kesehatan Mental Itu Penting? Dalam masyarakat kita, masih sering kita dengar ungkapan, "Ah, cuma pikiran saja," atau "Jangan terlalu dipikirkan." Ungkapan-ungkapan ini, meskipun terkadang diucapkan dengan niat baik, seringkali mencerminkan stigma yang mendalam terhadap isu kesehatan mental. Seolah-olah masalah yang berkaitan dengan pikiran dan emosi adalah...
Baca Selengkapnya