LKPD/JOBSHEET Pengairan Tanaman Perkebunan: Sistem, Kebutuhan, dan Praktik Berkelanjutan
Mata Pelajaran : AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN
Tingkat: SMK/MAK
Kelas: XI
Penyusun:
Blasius Bero
Tanggal Dibuat: 03 Aug 2026
Tujuan Pembelajaran
1. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan berbagai sistem/teknik pengairan yang umum digunakan dalam agribisnis tanaman perkebunan. * Cakupan Materi: Irigasi permukaan (curah, alur), irigasi curah (sprinkler), irigasi tetes (drip), irigasi bawah permukaan; prinsip kerja, kelebihan, dan kekurangan masing-masing sistem serta penerapannya pada tanaman perkebunan. * (30 JP) 2. Mampu menganalisis kebutuhan air tanaman perkebunan dan menentukan jadwal serta dosis irigasi yang tepat. * Cakupan Materi: Faktor iklim (radiasi, suhu, kelembaban, angin), karakteristik tanah (kapasitas lapang, titik layu permanen), fase pertumbuhan tanaman, perhitungan evapotranspirasi tanaman (ETc), koefisien tanaman (Kc), efisiensi irigasi, serta penentuan frekuensi dan durasi irigasi. * (35 JP) 3. Mampu merancang tata letak sederhana dan memilih komponen sistem pengairan yang sesuai untuk tanaman perkebunan. * Cakupan Materi: Identifikasi dan fungsi komponen sistem pengairan (sumber air, pompa, unit saringan, pipa, fitting, emiter/nozzle, alat ukur); pemilihan jenis dan spesifikasi komponen berdasarkan kebutuhan; perhitungan kebutuhan debit dan tekanan; pembuatan layout sistem pengairan sederhana. * (40 JP) 4. Mampu mengoperasikan, memelihara, dan mengidentifikasi masalah pada sistem pengairan tanaman perkebunan. * Cakupan Materi: Prosedur standar operasional sistem irigasi (start-up, shut-down, pemantauan); pemeliharaan rutin komponen (pembersihan filter, flushing, pemeriksaan kebocoran); kalibrasi alat; identifikasi masalah umum dan perbaikan minor pada sistem pengairan. * (38 JP) 5. Mampu mengevaluasi efisiensi penggunaan air dan mengusulkan praktik irigasi berkelanjutan untuk tanaman perkebunan. * Cakupan Materi: Indikator efisiensi irigasi; audit air; teknologi irigasi presisi (penggunaan sensor kelembaban tanah); strategi konservasi air; pemanfaatan air alternatif (air hujan, daur ulang); analisis dampak lingkungan dari praktik pengairan. * (30 JP)
Langkah-langkah Kegiatan
1. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan berbagai sistem/teknik pengairan yang umum digunakan dalam agribisnis tanaman perkebunan. * Cakupan Materi: Irigasi permukaan (curah, alur), irigasi curah (sprinkler), irigasi tetes (drip), irigasi bawah permukaan; prinsip kerja, kelebihan, dan kekurangan masing-masing sistem serta penerapannya pada tanaman perkebunan. * (30 JP) 2. Mampu menganalisis kebutuhan air tanaman perkebunan dan menentukan jadwal serta dosis irigasi yang tepat. * Cakupan Materi: Faktor iklim (radiasi, suhu, kelembaban, angin), karakteristik tanah (kapasitas lapang, titik layu permanen), fase pertumbuhan tanaman, perhitungan evapotranspirasi tanaman (ETc), koefisien tanaman (Kc), efisiensi irigasi, serta penentuan frekuensi dan durasi irigasi. * (35 JP) 3. Mampu...
Silahkan login untuk membaca LKPD/JOBSHEET AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN Pengairan Tanaman Perkebunan: Sistem, Kebutuhan, dan Praktik Berkelanjutan selengkapnya
Login
Masuk dengan belajar.id