MODUL AJAR : AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN - Analisis Potensi Daerah untuk Penentuan Komoditas Perkebunan
Tingkat: SMK/MAK
Kelas: XI
Topik : Analisis Potensi Daerah untuk Penentuan Komoditas Perkebunan
Penyusun:
Blasius Bero
Tanggal Dibuat: 16 Oct 2026
Profil Lulusan
- Keimanan dan Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Peserta didik diharapkan memiliki kesadaran akan ciptaan Tuhan dalam ekosistem pertanian dan mengaplikasikan nilai-nilai etika dalam praktik agribisnis.
- Penalaran Kritis: Peserta didik mampu menganalisis informasi, mengevaluasi potensi daerah, dan mengambil keputusan berdasarkan data serta prinsip-prinsip ilmiah dalam penyiapan lahan perkebunan.
- Kreativitas: Peserta didik dapat mengembangkan ide-ide inovatif dalam perencanaan tata letak kebun, pemilihan komoditas, dan teknik pengolahan tanah yang efisien dan berkelanjutan.
- Kolaborasi: Peserta didik mampu bekerja sama dalam tim untuk melakukan survei, pemetaan, dan melaksanakan tahapan penyiapan lahan serta berbagi pengetahuan dan pengalaman.
Sarana dan Prasarana
- Ruang Kelas: Dilengkapi dengan meja, kursi, papan tulis/whiteboard, proyektor, dan komputer.
- Laboratorium Komputer/Bahasa: Untuk akses internet, riset, dan penggunaan software sederhana (misalnya untuk GIS dasar atau pengolahan data).
- Lahan Praktik/Kebun Sekolah: Area lahan yang dapat digunakan untuk simulasi survei, pemetaan, dan praktik pengolahan tanah skala kecil.
- Alat Pengukur Lahan: GPS (Global Positioning System), meteran, kompas, alat ukur topografi sederhana.
- Alat Pengolah Tanah: Cangkul, sekop, bajak mini (jika tersedia), garu.
- Materi Pendukung: Buku teks agribisnis tanaman perkebunan, modul praktikum, artikel ilmiah, video pembelajaran.
- Perangkat Digital: Laptop/komputer, smartphone, akses internet stabil.
- Papan Informasi/Mading: Untuk publikasi hasil proyek atau informasi terkait.
Target Peserta Didik
Modul ajar ini dirancang untuk peserta didik SMK/MAK Kelas XI Konsentrasi Keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan. Umumnya, peserta didik:
- Reguler/Tipikal: Peserta didik yang tidak memiliki kesulitan belajar khusus, memiliki motivasi belajar yang baik, dan mampu mengikuti pembelajaran sesuai kecepatan standar.
- Dengan Gaya Belajar Beragam: Pembelajaran akan mengakomodasi peserta didik dengan gaya belajar visual (melalui peta, gambar, video), auditori (melalui diskusi, presentasi), dan kinestetik (melalui praktik lapangan, simulasi).
- Memiliki Minat pada Pertanian: Diharapkan sebagian besar peserta didik memiliki minat awal terhadap dunia pertanian, khususnya perkebunan, sehingga lebih mudah dalam menyerap materi dan berpartisipasi aktif dalam proyek.
- Membutuhkan Stimulasi Awal: Beberapa peserta didik mungkin belum memiliki pengetahuan dasar tentang penyiapan lahan, sehingga dibutuhkan pengantar dan motivasi yang kuat di awal pembelajaran.
Model Pembelajaran
Berbasis Proyek (Project-Based Learning)
Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan - Analisis Potensi Daerah untuk Penentuan Komoditas Perkebunan selengkapnya
Login
Masuk dengan belajar.id