MODUL AJAR : AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN - pengolahan tanah untuk penanaman tanaman perkebunan
Tingkat: SMK/MAK
Kelas: XI
Topik : pengolahan tanah untuk penanaman tanaman perkebunan
Penyusun:
Blasius Bero
Tanggal Dibuat: 02 Nov 2026
Profil Lulusan
- Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa: Peserta didik diharapkan memiliki sikap spiritual yang kuat, menghargai alam sebagai ciptaan Tuhan, dan menjalankan praktik pertanian yang bertanggung jawab.
- Penalaran Kritis: Mampu menganalisis masalah dalam penyiapan lahan, mengevaluasi berbagai teknik pengolahan tanah, dan membuat keputusan berdasarkan data dan informasi yang relevan.
- Kreativitas: Mampu mengembangkan ide-ide inovatif dalam merancang teknik pengolahan tanah yang efisien dan berkelanjutan, serta memecahkan tantangan lapangan dengan pendekatan baru.
- Kolaborasi: Mampu bekerja sama secara efektif dalam tim untuk merencanakan dan melaksanakan kegiatan penyiapan lahan, berbagi pengetahuan, dan mencapai tujuan bersama.
Sarana dan Prasarana
- Ruang Kelas/Laboratorium Komputer: Dilengkapi dengan meja, kursi, papan tulis/whiteboard, proyektor LCD.
- Perangkat Komputer dan Internet: Untuk akses materi digital, riset, dan presentasi.
- Lahan Praktik/Kebun Sekolah: Area demonstrasi atau praktik langsung pengolahan tanah.
- Alat Pengolah Tanah:
- Manual: Cangkul, sekop, garu, parang.
- Mekanis (jika tersedia): Traktor tangan/mini, bajak, garu piringan.
- Alat Ukur: Meteran, pita ukur, alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan, sepatu boot, topi.
- Bahan Bacaan: Modul ajar, buku teks agribisnis tanaman perkebunan, artikel ilmiah/populer terkait pengolahan tanah.
Target Peserta Didik
Modul ajar ini dirancang untuk peserta didik SMK/MAK Kelas XI dengan konsentrasi keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan. Karakteristik umum peserta didik adalah sebagai berikut:
- Memiliki pengetahuan dasar tentang pertanian dan budidaya tanaman.
- Memiliki minat yang tinggi terhadap praktik lapangan dan aplikasi teknologi dalam bidang pertanian.
- Beragam dalam gaya belajar (visual, auditori, kinestetik) sehingga memerlukan variasi metode dan media pembelajaran.
- Cenderung aktif, eksploratif, dan memiliki motivasi untuk mengembangkan keterampilan teknis yang relevan dengan dunia kerja.
- Berpotensi menjadi individu mandiri maupun kolaboratif dalam penyelesaian tugas dan proyek.
Model Pembelajaran
Berbasis Proyek (Project-Based Learning)
Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan - pengolahan tanah untuk penanaman tanaman perkebunan selengkapnya
Login
Masuk dengan belajar.id