MODUL AJAR : AGRIBISNIS PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN - Penanganan dan Pengolahan Hasil Nabati
Tingkat: SMK/MAK
Kelas: 11
Topik : Penanganan dan Pengolahan Hasil Nabati
Penyusun:
MESAK Y K T SILLA
Tanggal Dibuat: 28 Aug 2026
Profil Lulusan
- Penalaran Kritis: Peserta didik mampu menganalisis permasalahan dalam proses pengolahan hasil pertanian, mengevaluasi solusi, dan mengambil keputusan yang tepat.
- Kreativitas: Peserta didik mampu mengembangkan ide-ide inovatif dalam diversifikasi produk olahan nabati, kemasan, atau teknik pengolahan.
- Kolaborasi: Peserta didik mampu bekerja sama dalam tim untuk menyelesaikan proyek pengolahan hasil pertanian, berbagi tugas, dan mencapai tujuan bersama.
- Kemandirian: Peserta didik mampu merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi hasil kerja proyek secara mandiri dengan bimbingan guru.
Sarana dan Prasarana
- Ruang Pembelajaran: Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian / Bengkel Praktik (Teaching Factory), Ruang Kelas.
- Peralatan Utama:
- Alat sortasi (meja sortasi, nampan)
- Alat pencuci (bak pencuci, sikat)
- Alat pemotong (pisau, slicer, chopper)
- Peralatan blansing (panci besar, kompor, steamer)
- Peralatan pengering (oven, cabinet dryer, alat penjemur)
- Peralatan pengemasan (sealer, vacum sealer)
- Peralatan sanitasi (wastafel, sabun, disinfektan)
- Peralatan umum (timbangan digital, pH meter, refraktometer, alat ukur suhu)
- Bahan Baku: Berbagai jenis serealia, kacang-kacangan, umbi-umbian, buah, dan sayur.
- Bahan Habis Pakai: Bahan kimia reagen untuk uji mutu, bahan pengemas, bahan bakar, alat kebersihan.
- Media Pembelajaran: Papan tulis/whiteboard, spidol, LCD proyektor, laptop, sampel produk olahan, poster, modul praktikum.
- Sumber Belajar: Buku teks relevan, jurnal ilmiah, internet, video tutorial, SOP perusahaan.
Target Peserta Didik
Modul ajar ini dirancang untuk peserta didik reguler/tipikal kelas 11 program keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian SMK/MAK.
- Tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.
- Mampu bekerja secara mandiri maupun kelompok.
- Memiliki motivasi tinggi dalam pembelajaran berbasis proyek.
- Mungkin ada beberapa peserta didik dengan kecepatan belajar berbeda, namun secara umum tidak memerlukan adaptasi khusus yang signifikan.
Model Pembelajaran
Berbasis Proyek (Project-Based Learning)
Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian - Penanganan dan Pengolahan Hasil Nabati selengkapnya
Login
Masuk dengan belajar.id